Jumat, 19 Mei 2017
Tidak Sakit Tidak Sama Dengan Sehat
Dalam hal kesehatan, keadaan manusia bisa dikelompokkan menjadi 3 kondisi:
1. Sakit.
Kondisi manusia yang jelas-jelas terlihat sakit atau kalaupun tidak terlihat sakit tapi terdiagnosa sakit.
2. Sehat.
Yakni kondisi manusia yang semua organ tubuhnya berfungsi sebagaimana mestinya.
3. Penyakit Dorman.
Yakni suatu kondisi seseorang belum jatuh sakit, tetapi juga tidak sepenuhnya sehat. Dengan kata lain, kondisi tersebut adalah kondisi seseorang berada satu langkah lagi sebelum jatuh sakit.
Yang memprihatinkan adalah banyak di antara kita yang tidak menyadari telah terjangkit penyakit dorman.
Dalam ilmu naturopati, penyakit dorman berkaitan dengan kondisi tubuh dimana di dalamnya terdapat toksin yang "suatu saat" menyebabkan penyakit tertentu, apakah itu penyakit ringan atau penyakit berat.
Segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh kita selama tidak organik (benar-benar alami dari alam tanpa ada unsur bahan kimia buatan atau rekayasa genetika) maka akan menjadi toksin. Sadar atau tanpa kita sadari, sejak kita masih kecil kita telah memasukkan toksin ke dalam tubuh kita dan hal itu menjadi semacam bom waktu yang sewaktu-waktu bisa menjadi penyakit.
Habis Diet Melar Lagi? Pahami Penyebabnya!
Bismillahirrohmanirrohim
oleh Komunitas Sehat, Cantik, dan Langsing.
Sudah bersusah payah diet tapi berat badan malah naik lagi. Banyak orang yang sukses melakukan diet, tapi tak berapa lama kemudian kiloannya bertambah. Pasti ada kesalahan yang Anda perbuat hingga menyebabkan semua itu. Apa saja?
Ada beberapa hal yang membuat diet yang tadinya sukses tiba-tiba gagal total.
1. Diet dilakukan dengan drastis
Studi sudah membuktikan bahwa seseorang yang melakukan diet instan, cepat atau drastis akan mengalami kenaikan berat badan lagi dengan cepat. Hal ini dikarenakan tubuh belum bisa beradaptasi dengan keadaan yang sekarang. Mengurangi asupan secara drastis hanya akan menimbun nafsu makan dan suatu saat bisa meledak.
2. Mengurangi karbohidrat tapi makan snack
Anda kira dengan mengurangi karbohidrat saja sudah cukup? Asal tahu saja, karbohidrat hanya berkontribusi sebanyak 16 kilojoule untuk tubuh. Yang harus diwaspadai adalah makanan-makanan kecil (snack) yang banyak mengandung gula, protein dan minyak. Orang yang berhasil diet biasanya merasa aman-aman saja kalau makan sesuatu dengan porsi kecil, padahal siapa tahu dalam porsi kecil itu terdapat gula atau lemak yang tinggi.
3. Konsumsi obat atau minuman pelangsing Bahan-bahan yang terdapat dalam produk pelangsing seperti Ephedra bisa sangat membahayakan tubuh. Meskipun dibilang dari bahan alami, tapi ternyata efeknya tidak baik untuk pencernaan dan ginjal karena memiliki sifat laksatif atau diuretik. Selain itu, jika Anda menggunakan produk-produk pelangsing untuk diet, risiko kecanduan pun bisa terjadi sehingga ketika Anda sudah tidak minum obat itu lagi berat badan menjadi bertambah lagi.
4. Depresi
Keadaan emosi yang tidak stabil bisa meningkatkan nafsu makan seseorang dan melupakan bagaimana susah payahnya Anda menurunkan berat badan sebelumnya. Depresi membuat hormon serotonin yang mengatur pencernaan makanan menjadi menurun sangat drastis (drop).
Hasilnya tubuh menjadi lemas dan tidak bertenaga, dan saat itu pula pikiran yang ada di otak adalah bagaimana caranya membangun tenaga untuk meningkatkan level serotonin. Akhirnya tubuh tergerak untuk lebih banyak makan karbohidrat, gula, kue dan cokelat.
5. Efek pengobatan Banyak obat dan tindakan medis yang menyebabkan berat badan kembali bertambah diantaranya mengonsumsi pil hormon, orticosteroids, antidepressants and anxiolytics. Solusinya yaitu konsultasikan dengan dokter apakah ada obat lain yang bisa mengobati tanpa menambah berat badan dan jangan lupa olahraga agar badan tetap bergerak dan bisa membakar kalori lebih banyak jika berat badan kembali bertambah.
oleh Komunitas Sehat, Cantik, dan Langsing.
Sudah bersusah payah diet tapi berat badan malah naik lagi. Banyak orang yang sukses melakukan diet, tapi tak berapa lama kemudian kiloannya bertambah. Pasti ada kesalahan yang Anda perbuat hingga menyebabkan semua itu. Apa saja?
Ada beberapa hal yang membuat diet yang tadinya sukses tiba-tiba gagal total.
1. Diet dilakukan dengan drastis
Studi sudah membuktikan bahwa seseorang yang melakukan diet instan, cepat atau drastis akan mengalami kenaikan berat badan lagi dengan cepat. Hal ini dikarenakan tubuh belum bisa beradaptasi dengan keadaan yang sekarang. Mengurangi asupan secara drastis hanya akan menimbun nafsu makan dan suatu saat bisa meledak.
2. Mengurangi karbohidrat tapi makan snack
Anda kira dengan mengurangi karbohidrat saja sudah cukup? Asal tahu saja, karbohidrat hanya berkontribusi sebanyak 16 kilojoule untuk tubuh. Yang harus diwaspadai adalah makanan-makanan kecil (snack) yang banyak mengandung gula, protein dan minyak. Orang yang berhasil diet biasanya merasa aman-aman saja kalau makan sesuatu dengan porsi kecil, padahal siapa tahu dalam porsi kecil itu terdapat gula atau lemak yang tinggi.
3. Konsumsi obat atau minuman pelangsing Bahan-bahan yang terdapat dalam produk pelangsing seperti Ephedra bisa sangat membahayakan tubuh. Meskipun dibilang dari bahan alami, tapi ternyata efeknya tidak baik untuk pencernaan dan ginjal karena memiliki sifat laksatif atau diuretik. Selain itu, jika Anda menggunakan produk-produk pelangsing untuk diet, risiko kecanduan pun bisa terjadi sehingga ketika Anda sudah tidak minum obat itu lagi berat badan menjadi bertambah lagi.
4. Depresi
Keadaan emosi yang tidak stabil bisa meningkatkan nafsu makan seseorang dan melupakan bagaimana susah payahnya Anda menurunkan berat badan sebelumnya. Depresi membuat hormon serotonin yang mengatur pencernaan makanan menjadi menurun sangat drastis (drop).
Hasilnya tubuh menjadi lemas dan tidak bertenaga, dan saat itu pula pikiran yang ada di otak adalah bagaimana caranya membangun tenaga untuk meningkatkan level serotonin. Akhirnya tubuh tergerak untuk lebih banyak makan karbohidrat, gula, kue dan cokelat.
5. Efek pengobatan Banyak obat dan tindakan medis yang menyebabkan berat badan kembali bertambah diantaranya mengonsumsi pil hormon, orticosteroids, antidepressants and anxiolytics. Solusinya yaitu konsultasikan dengan dokter apakah ada obat lain yang bisa mengobati tanpa menambah berat badan dan jangan lupa olahraga agar badan tetap bergerak dan bisa membakar kalori lebih banyak jika berat badan kembali bertambah.
Selasa, 24 Januari 2017
Apa itu Makanan Organik?
Apa itu makanan organik?
Makanan organik adalah makanan yang dihasilkan dari pertanian organik, sebuah metode produksi berdasarkan prinsip-prinsip yang dimaksudkan untuk:
* Melindungi lingkungan
* Mempertahankan keanekaragaman hayati
* Menghormati siklus alam
Istilah “organik” mengacu pada cara produk pertanian dibudidayakan dan diproses. Persyaratan khusus harus dipenuhi dan dipertahankan agar produk dapat diberi label “organik”.
Tanaman organik harus dipelihara di tanah yang aman, tidak dimodifikasi secara genetis dan harus selalu terpisah dari produk konvensional. Petani tidak diperbolehkan menggunakan pestisida sintetis, organisme hasil rekayasa genetika (GMO) dan pupuk buatan. Meski demikian, residu pestisida tanaman organik tidak selalu nol karena pestisida masih dapat masuk melalui angin, air atau tanah.
Ternak organik harus memiliki akses ke luar ruangan dan diberi pakan organik. Mereka tidak boleh diberi antibiotik, hormon pertumbuhan atau produk sampingan hewani.
Agar mendapatkan label organik, sebuah produk makanan olahan harus mengandung paling sedikit 95% bahan organik bersertifikat.
Manfaat mengkonsumsi makanan organik.
* Lebih bergizi.
Beberapa studi menunjukkan bahwa buah dan sayuran organik (misalnya, beras, tomat, kubis, bawang dan selada organik) mengandung lebih banyak nutrisi seperti vitamin, magnesium, fosfor, zinc dan besi. Susu organik mengandung lebih banyak vitamin E.
* Lebih sehat.
Makanan organik tidak dibentuk menggunakan pupuk kimia, pestisida kimia serta bahan kimia lain sehingga tidak merugikan tubuh manusia. Susu organik memiliki 50-80% lebih banyak antioksidan yang mengurangi risiko tumor.
* Lebih enak.
Banyak orang merasa bahwa makanan organik lebih enak daripada makanan non-organik. Alasan utamanya karena makanan itu dihasilkan dengan sarana produksi alami. Makanan organik juga sering dijual secara lokal sehingga masih segar.
* Kelestarian Lingkungan.
Menjaga lingkungan dari polusi tanah, air dan udara sehingga menciptakan dunia yang aman bagi kehidupan generasi mendatang.
* Kesejahteraan Hewan.
Kesejahteraan hewan merupakan aspek penting dalam produksi susu, daging, ayam dan ikan organik. Orang merasa senang mengkonsumi produk dari hewan yang tidak terkungkung sengsara dalam sangkar.
Jika ingin sharing ilmu/info silahkan invite wa sy: 088217601594
Makanan organik adalah makanan yang dihasilkan dari pertanian organik, sebuah metode produksi berdasarkan prinsip-prinsip yang dimaksudkan untuk:
* Melindungi lingkungan
* Mempertahankan keanekaragaman hayati
* Menghormati siklus alam
Istilah “organik” mengacu pada cara produk pertanian dibudidayakan dan diproses. Persyaratan khusus harus dipenuhi dan dipertahankan agar produk dapat diberi label “organik”.
Tanaman organik harus dipelihara di tanah yang aman, tidak dimodifikasi secara genetis dan harus selalu terpisah dari produk konvensional. Petani tidak diperbolehkan menggunakan pestisida sintetis, organisme hasil rekayasa genetika (GMO) dan pupuk buatan. Meski demikian, residu pestisida tanaman organik tidak selalu nol karena pestisida masih dapat masuk melalui angin, air atau tanah.
Ternak organik harus memiliki akses ke luar ruangan dan diberi pakan organik. Mereka tidak boleh diberi antibiotik, hormon pertumbuhan atau produk sampingan hewani.
Agar mendapatkan label organik, sebuah produk makanan olahan harus mengandung paling sedikit 95% bahan organik bersertifikat.
Manfaat mengkonsumsi makanan organik.
* Lebih bergizi.
Beberapa studi menunjukkan bahwa buah dan sayuran organik (misalnya, beras, tomat, kubis, bawang dan selada organik) mengandung lebih banyak nutrisi seperti vitamin, magnesium, fosfor, zinc dan besi. Susu organik mengandung lebih banyak vitamin E.
* Lebih sehat.
Makanan organik tidak dibentuk menggunakan pupuk kimia, pestisida kimia serta bahan kimia lain sehingga tidak merugikan tubuh manusia. Susu organik memiliki 50-80% lebih banyak antioksidan yang mengurangi risiko tumor.
* Lebih enak.
Banyak orang merasa bahwa makanan organik lebih enak daripada makanan non-organik. Alasan utamanya karena makanan itu dihasilkan dengan sarana produksi alami. Makanan organik juga sering dijual secara lokal sehingga masih segar.
* Kelestarian Lingkungan.
Menjaga lingkungan dari polusi tanah, air dan udara sehingga menciptakan dunia yang aman bagi kehidupan generasi mendatang.
* Kesejahteraan Hewan.
Kesejahteraan hewan merupakan aspek penting dalam produksi susu, daging, ayam dan ikan organik. Orang merasa senang mengkonsumi produk dari hewan yang tidak terkungkung sengsara dalam sangkar.
Jika ingin sharing ilmu/info silahkan invite wa sy: 088217601594
Apa itu Makanan Organik?
Makanan organik adalah makanan yang dihasilkan dari pertanian organik, sebuah metode produksi berdasarkan prinsip-prinsip yang dimaksudkan untuk:
* Melindungi lingkungan
* Mempertahankan keanekaragaman hayati
* Menghormati siklus alam
Istilah “organik” mengacu pada cara produk pertanian dibudidayakan dan diproses. Persyaratan khusus harus dipenuhi dan dipertahankan agar produk dapat diberi label “organik”.
Tanaman organik harus dipelihara di tanah yang aman, tidak dimodifikasi secara genetis dan harus selalu terpisah dari produk konvensional. Petani tidak diperbolehkan menggunakan pestisida sintetis, organisme hasil rekayasa genetika (GMO) dan pupuk buatan. Meski demikian, residu pestisida tanaman organik tidak selalu nol karena pestisida masih dapat masuk melalui angin, air atau tanah.
Ternak organik harus memiliki akses ke luar ruangan dan diberi pakan organik. Mereka tidak boleh diberi antibiotik, hormon pertumbuhan atau produk sampingan hewani.
Agar mendapatkan label organik, sebuah produk makanan olahan harus mengandung paling sedikit 95% bahan organik bersertifikat.
Manfaat mengkonsumsi makanan organik.
* Lebih bergizi.
Beberapa studi menunjukkan bahwa buah dan sayuran organik (misalnya, beras, tomat, kubis, bawang dan selada organik) mengandung lebih banyak nutrisi seperti vitamin, magnesium, fosfor, zinc dan besi. Susu organik mengandung lebih banyak vitamin E.
* Lebih sehat.
Makanan organik tidak dibentuk menggunakan pupuk kimia, pestisida kimia serta bahan kimia lain sehingga tidak merugikan tubuh manusia. Susu organik memiliki 50-80% lebih banyak antioksidan yang mengurangi risiko tumor.
* Lebih enak.
Banyak orang merasa bahwa makanan organik lebih enak daripada makanan non-organik. Alasan utamanya karena makanan itu dihasilkan dengan sarana produksi alami. Makanan organik juga sering dijual secara lokal sehingga masih segar.
* Kelestarian Lingkungan.
Menjaga lingkungan dari polusi tanah, air dan udara sehingga menciptakan dunia yang aman bagi kehidupan generasi mendatang.
* Kesejahteraan Hewan.
Kesejahteraan hewan merupakan aspek penting dalam produksi susu, daging, ayam dan ikan organik. Orang merasa senang mengkonsumi produk dari hewan yang tidak terkungkung sengsara dalam sangkar.
Jika ingin sharing ilmu/info silahkan invite wa sy: 088217601594
Sabtu, 29 Oktober 2016
Prinsip-Prinsip Penyembuhan Diri
Setiap kita sesungguhnya dapat dan memiliki kekuatan untuk menyembuhkan diri kita sendiri manakala kita menderita sakit yang cukup parah. Tubuh kita diciptakan lengkap dengan sistem dan mekanisme penyembuhan yang secara otomatis mengatasi setiap gangguan yang terjadi dalam tubuh kita. Namun seringkali justru pikiran kita sendiri yang memperparah kondisi penyakit kita. Berikut adalah sejumlah prinsip yang perlu kita perhatikan dalam rangka memelihara kesehatan dan untuk menyembuhkan diri sendiri.
1. Apa yang kita yakini itu yang terjadi
Dalam sebuah penelitian tentang efek plasebo terbukti bahwa apa yang kita yakini sangat mempengaruhi apa yang terjadi pada kita. Dalam penelitian itu sejumlah pasien diberi tiga perlakuan obat pengurang rasa sakit yang berbeda: obat ringan, placebo (bukan obat sesungguhnya), dan morfin dosis tinggi.
Pasien yang diberi placebo namun diberitahu bahwa itu morfin, ternyata merasa bahwa rasa sakitnya hilang. Sedangkan pasien yang diberi morfin namun diberitahu bahwa dia diberi obat ringan, lebih dari separuh masih merasakan sakit. Apa pun yang diyakini oleh para pasien justru lebih penting dari pada apa yang sesungguhnya terjadi.
2. Sikap kita menentukan kesehatan kita
Ketika pertama kali kita tahu bahwa kita mengidap penyakit, biasanya respon awal adalah panik. Pikiran kita kemudian menjadi lumpuh oleh ketakutan. Semakin parah penyakit kita, semakin takut kita jadinya. Menurut Wallace Ellerbroek -- seorang ahli bedah yang akhirnya menjadi psikiater – kita sering memandang penyakit sebagai makhluk asing yang memasuki tubuh kita, bukannya sebuah proses. Jika kita memandang penyakit sebagai suatu proses untuk menuju keseimbangan baru, maka kita dapat membantu proses penyembuhan itu sendiri. Kekuatiran dan harapan negatif kitalah yang menyebabkan penyakit itu. Dengan kata lain, orang-orang yang takut kena penyakit lebih berpeluang untuk terkena penyakit sebab tubuhnya terkena dampak dari ketakutannya sendiri.
3. Obat terbaik adalah tertawa
Kita tahu bahwa orang yang tertekan, selalu sedih dan berpikiran negatif lebih sering terkena penyakit daripada orang yang selalu riang dan gembira. Penelitian menunjukkan bahwa kondisi mental yang penuh tekanan seperti: rasa bersalah, kegelisahan, kekuatiran, marah, dan ketakutan dapat menghalangi berfungsinya sistem kekebalan tubuh. Dalam penelitian medis baru-baru ini terbukti bahwa jika kita tertawa, tubuh kita mengeluarkan dua jenis hormon dari otak yang amat penting yaitu enkephalins dan endorphins yang dapat mengurangi rasa sakit, ketegangan dan depresi.
4. Berpikir sehat setiap hari
Setiap hari usahakan untuk meluangkan waktu beberapa menit mengisi pikiran kita dengan pemikiran tentang kesehatan dan kekuatan. Kirimkan pesan positif ke aliran darah, jaringan dan sel-sel tubuh kita. Bayangkanlah energi yang mengalir ke dalam tubuh kita. Rasakan bahwa tubuh kita adalah sebuah mesin yang dapat memperbaiki diri sendiri. Latihan ini merupakan penguat dan penyegar tubuh kita.
5. Lakukan afirmasi setiap hari
Setiap saat selalu katakan ”Every day in every way I am getting better and better.” Setiap hari saya semakin sehat dan semakin baik. Ingatkan diri kita bahwa tubuh kita dapat sembuh secara alami dan dapat memperbaiki diri sendiri. Afirmasikan senantiasa bahwa ”My body is a healing mechanism.”
6. Meditasi dan visualisasi
Salah satu cara mengatasi rasa sakit adalah dengan menggunakan warna. Rasa sakit adalah pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres atau tidak seimbang dalam tubuh kita. Jika kita terserang rasa sakit, anggaplah bahwa rasa sakit itu seperti warna merah. Pertama-tama, tingkatkanlah rasa sakit itu di pikiran kita dan bayangkan warnanya semakin merah terbakar. Bila kita dapat meningkatkan rasa sakit berarti kita juga dapat menurunkan intensitasnya. Kemudian bayangkanlah warna merah itu menghilang dan gantikanlah dengan warna favorit anda, misalnya biru, kuning atau hijau. Lihatlah dalam layar mental kita bahwa warna merah menghilang dan berubah menjadi warna baru yang menggantikan.
Setiap orang memiliki cara-cara sendiri untuk melakukan visualisasi dalam mengatasi penyakitnya. Yang pasti kita harus yakin dan disiplin secara rutin melakukan teknik visualisasi sampai penyakit itu hilang dari tubuh kita.
Fb: thegooh.setyo@gmail.com, teguh setyobudi konsultan organik
Minggu, 11 September 2016
Bacalah Dengan (menyebut) Nama Tuhanmu Yang Menciptakan
Mashaa
Allah, adalah perintah Allah dalam Al Qur'an untuk kita memakan hanya
yang Halal dan Baik. Dan kita pun diperintahkan untuk tidak mengikuti
langkah2 syaitan...
Apa Makna Makanan yang Halal dan Baik sebenarnya? Apakah maksud larangan mengikuti langkah syaitan ?
Bagi kita yang Halal sudah jelas,
Akan tetapi bagi kami, Makanan yang Baik adalah Makanan yang tidak tercemar, yang murni bersumber dari tanah yang diproses tanpa rekayasa genetika, rekayasa hormonal, tambahan pewarna, perasa dan pengawet sintetis yang biasa kita sebut MAKANAN ORGANIK, makanan yang seperti nenek moyang kita dahulu makan, dan makanan mereka adalah makanan yang sama sekali jauh dari zat2 tidak baik (SINTETIS).
Apakah maksud dari larangan mengikuti larangan syaitan bersanding kalimat perintah terhadap menjaga makanan?
Jika memakan makanan yang haram adalah langkah syaitan dan kita dilarang untuk mengikutinya, bagaimana tentang perintah untuk memakan yang baik?
Bisa jadi memakan makanan yang tidak baik adalah merupakan langkah syaitan yang Allah melarang kita mengikutinya...
Wallahu Allam bisawab....
Lalu,
Bagaimanakah dengan makanan kita?
Apakah makanan2 yang kita makan saat ini, makanan pokok, sayur mayur, buah buahan dan mungkin suplemen2 yang anda makan sudah betul2 baik dan terbebas dari segala pencemaran dan tambahan zat2 Sintetis yang tidak baik (An Organic)
Masihkah kita menunda bergaya hidup Organik?
Pasti ada kebaikan dalam setiap perintah Allah akan tetapi kebaikan ini hanya akan ada bagi orang yang BERIMAN (Percaya) dan BERAMAL (ACTION).
Alhamdulillah, bagi kami...
BERGAYA HIDUP ORGANIK JAUH LEBIH MUDAH BERSAMA MELILEA.
Semoga Allah Ridho dengan upaya kami untuk menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya, dan semoga juga Allah memudahkan langkah kita semua berhijrah kepada yang lebih baik. Aamiin.
Alhamdulillah, insya Allah dan semoga menjadi ilmu yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Aamiin.
Silahkan share, like dan komen jika bermanfaat.
Apa Makna Makanan yang Halal dan Baik sebenarnya? Apakah maksud larangan mengikuti langkah syaitan ?
Bagi kita yang Halal sudah jelas,
Akan tetapi bagi kami, Makanan yang Baik adalah Makanan yang tidak tercemar, yang murni bersumber dari tanah yang diproses tanpa rekayasa genetika, rekayasa hormonal, tambahan pewarna, perasa dan pengawet sintetis yang biasa kita sebut MAKANAN ORGANIK, makanan yang seperti nenek moyang kita dahulu makan, dan makanan mereka adalah makanan yang sama sekali jauh dari zat2 tidak baik (SINTETIS).
Apakah maksud dari larangan mengikuti larangan syaitan bersanding kalimat perintah terhadap menjaga makanan?
Jika memakan makanan yang haram adalah langkah syaitan dan kita dilarang untuk mengikutinya, bagaimana tentang perintah untuk memakan yang baik?
Bisa jadi memakan makanan yang tidak baik adalah merupakan langkah syaitan yang Allah melarang kita mengikutinya...
Wallahu Allam bisawab....
Lalu,
Bagaimanakah dengan makanan kita?
Apakah makanan2 yang kita makan saat ini, makanan pokok, sayur mayur, buah buahan dan mungkin suplemen2 yang anda makan sudah betul2 baik dan terbebas dari segala pencemaran dan tambahan zat2 Sintetis yang tidak baik (An Organic)
Masihkah kita menunda bergaya hidup Organik?
Pasti ada kebaikan dalam setiap perintah Allah akan tetapi kebaikan ini hanya akan ada bagi orang yang BERIMAN (Percaya) dan BERAMAL (ACTION).
Alhamdulillah, bagi kami...
BERGAYA HIDUP ORGANIK JAUH LEBIH MUDAH BERSAMA MELILEA.
Semoga Allah Ridho dengan upaya kami untuk menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya, dan semoga juga Allah memudahkan langkah kita semua berhijrah kepada yang lebih baik. Aamiin.
Alhamdulillah, insya Allah dan semoga menjadi ilmu yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Aamiin.
Silahkan share, like dan komen jika bermanfaat.
Selasa, 07 Juni 2016
Kekuatan Spiritual Hati
Langkah pertama untuk menguatkan hati spiritual adalah dengan merenungkan tujuan penciptaan kita, hubungan kita dengan Allah, pertanggungjawaban kita kepada Allah Subhanallahu wa Ta'ala pada Hari Pertimbangan, dan bagaimana kita bisa memperbaiki diri dengan memfokuskan diri pada hati kita. Terus mengingat kematian membuat hidup ini tidak menyenangkan lagi dan kita akan mengurangi kecenderungan kita pada keinginan-keinginan yang justru menggiring kita untuk mendurhakai Allah. Justru kita terlalu "memberi hati" pada dunia ini, hati kita akan terpengaruh dengan kurang baik.
(Intelligent Heart, DR. Gohar Mushtaq)
Kamis, 19 Februari 2015
RENUNGAN BAGI KITA SEMUA
Berikut
adalah cuplikan yg ada pada buku yg berjudul "Menikahlah, Engkau
Menjadi Kaya" oleh A. Mudjab Mahalli, penerbit MITRA PUSTAKA, halaman
412-418:
Ketiga, anjuran mensyukuri nikmat. Mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikan, adalah bagian dari perangai Islami. Dalam Al-Quran Allah telah menegaskan: "Adakah balasan kebaikan selain kebaikan pula?" (QS. Ar-Rahman: 60). Islam mengajak umat manusia agar menghiasi diri dengan sikap sosial, lebih-lebih seorang istri terhadap suaminya. Sikap yang demikian memiliki dampak positip dalam meraih kebahagiaan dalam rumah tangga, sekaligus mengokohkan jalinan hubungan sosial kemasyarakatan. Sebaliknya, Islam sangat mengecam terhadap orang yang tidak mengerti membalas budi serta mengingkari kebaikan orang. Sebab orang yang tidak bisa mensyukuri jasa baik orang lain, sama saja dengan tidak mensyukuri pemberian Allah. Karena itu, seorang istri shalihah harus mampu mengakui serta mensyukuri jasa baik suaminya, hingga hubungan yang harmonis dan jalinan cinta kasih bisa abadi.
Orang yang paling besar haknya serta paling pantas mendapatkan kebaikan istri adalah suami. Aisyah memberikan keterangan: "Aku pernah bertanya kepada Rasulullah: "Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling besar haknya atas seorang wanita?" Jawab Rasulullah: "Suaminya." Lantas aku bertanya lagi: "Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling besar haknya atas seorang lelaki?" Jawab Rasulullah: "Ibunya." (HR. Hakim dan Bazzar dari Aisyah, dan termasuk hadis hasan). Karena itu, Islam menganjurkan kepada istri shalihah agar mampu membalas kebaikan dan jasa-jasa suami dengan mensyukuri, menghormati, menghargai, dan mentaatinya. Mengenang jasa baik suami dengan memberikan ungkapan-ungkapan kata dan perilaku yang indah dalam pergaulan keseharian. Sahabat Abi Hurairah menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Seandainya aku diperkenankan memerintah kepada seseorang untuk menyembah sesamanya, niscaya aku perintahkan kepada seorang wanita untuk menyembah suaminya. Demi Allah yang diriku berada dalam kekuasaan-Nya, tidaklah seorang wanita menyia-nyiakan kewajiban terhadap Tuhannya hingga dia menyia-nyiakan kewajiban terhadap suaminya." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban dari Abi Hurairah, dan termasuk hadis hasan). Ini adalah menunjukkan betapa besar nilai pahala membalas kebaikan dan jasa-jasa suami dengan bersyukur dan memberikan pengakuan dalam bentuk ketaatan.
Istri shalihah yang mampu mengakui kebaikan suami, yang pengakuannya diwujudkan dalam bentuk pengabdian, maka dia akan mendapatkan pahala besar. Sahabat Abdullah bin Mas'ud menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Apabila seorang istri mencuci pakaian suami, maka Allah menetapkan baginya seribu kebaikan, mengampuni seribu kejelekan, mengangkat baginya seribu derajat, dan seluruh makhluk yang terkena sinar matahari memohonkan ampunan baginya." (HR. Thabrani dari Abdullah bin Mas'ud).
Mengingkari jasa baik yang telah diberikan, adalah tabiat orang-orang yang keji lagi buruk. Hal mana dapat merusak hubungan dan jalinan, hingga pada akhirnya akan merusak tatanan masyarakat. Lebih-lebih bila dilakukan oleh seorang istri terhadap suami, rumah tangganya pasti akan berantakan. Karena itu Islam sangat membenci serta memberikan ancaman terhadap orang yang memiliki sikap tidak tahu berterima kasih dan bersyukur. Dia dikategorikan manusia tidak bermoral. Sebab ketidaksudian memberikan penghargaan terhadap budi baik orang lain merupakan refleksi dari kebusukan jiwa dan kepribadian, hingga berdampak enggan bersyukur kepada Allah. Padahal Rasulullah telah menegaskan: "Barangsiapa tidak berterima kasih kepada orang lain, berarti dia tidak bersyukur kepada Allah." (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ahmad).
Istri yang tidak tahu berterima kasih terhadap suami, sangat dikecam oleh Islam. Sikap yang demikian dapat memasukkan dirinya ke dalam siksa neraka. Zainab menerangkan, bahwa Rasulullah pernah berkhutbah kepada para sahabat, seraya bersabda: "Aku melihat neraka dan kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita." Lantas mereka berkata: "Mengapa demikian, ya Rasulullah?" Jawab Rasulullah: "Karena kekufurannya." Mereka bertanya lagi: "Adakah mereka kufur kepada Allah, ya Rasulullah?" Jawab Rasulullah: "Mereka kufur kepada kebaikan. Ketika kalian berbuat kebaikan kepada salah seorang dari mereka (kaum wanita) sepanjang tahun, kemudian dia melihat satu kekurangan saja darimu, dia akan mengatakan bahwa dirimu sedikitpun belum pernah berbuat baik kepadanya." (HR. Bukhari dan Muslim dari Zainab). Jadi, kebanyakan penghuni neraka adalah wanita yang tidak tahu berterima kasih kepada suaminya. Ibarat suami sudah berbuat baik sepanjang tahun, kemudian hanya ada satu kekurangan saja, wanita itu akan mengatakan bahwa suaminya belum pernah berbuat baik kepadanya. Sungguh, yang demikian merupakan kekufuran terhadap nikmat Allah yang luar biasa, hingga pantas dimasukkan ke dalam siksa neraka.
Seorang istri shalihah tentu selalu berupaya menjauhi sikap tidak tahu berterima kasih, lebih-lebih terhadap suami. Sebab dia sadar, bahwa sikap tersebut bisa melebur seluruh anak kebajikan yang telah dilakukan. Aisyah menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Apabila seorang wanita berkata kepada suaminya: "Aku sama sekali belum pernah melihat dan merasakan kebaikanmu," maka terhapuslah semua amal kebajikannya." (HR. Ibnu Adiy dan Ibnu Asakir dari Aisyah).
Imam Azizi menerangkan: "Wanita yang mengingkari kebaikan suami, maka amal kebajikannya dilebur oleh Allah. Kerusakan amal tersebut sebagai balasan atas kedurhakaannya terhadap suami. Jadi, pahala wanita itu terhalang, kecuali dia bertobat, kembali mengakui segala kebaikan yang telah diberikan suami. Dan bila ucapan istri itu benar, karena memang suami tidak pernah berbuat baik, maka yang demikian tidak mengakibatkan dileburnya amal kebajikan yang telah dilakukan."
Istri yang tidak mensyukuri kebaikan suami, pada hari kiamat nanti akan dijauhkan dari rahmat Allah. Sahabat Thalhah bin Ubaidillah menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Wanita mana saja yang berkata kepada suaminya: "Aku sama sekali belum pernah melihat kebaikanmu, " pada hari kiamat nanti Allah tidak akan memberikan rahmat keapadamu." (HR. Ibnu Adiy dari Thalhah bin Ubaidillah). Sahabat Abdillah bin Amr bin Ash juga menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Sungguh Allah tidak akan memandang wanita yang tidak tahu bersyukur terhadap suami." (HR. Nasai dari Abdillah bin Amr bin Ash).
Seorang istri yang kaya, kemudian dia tidak mampu bersyukur terhadap suami, maka kelak di akhirat akan dikumpulkan bersama Qarun. Sahabat Utsman bin Affan menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Seandainya ada seorang wanita memiliki dunia dengan segala isinya, kemudian seluruh kekayaannya itu dia belanjakan untuk kepentingan suaminya, lantas setelah selang beberapa waktu dia mengungkit-ungkitnya, maka Allah akan melebur seluruh amal kebajikannya, dan akan dihalau ke neraka bersama Qarun." (HR. Ibnu Adiy dari Utsman bin Affan). Sahabat Abi Hurairah menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Seandainya ada seorang wanita memiliki harta seperti kekayaan nabi Sulaiman bin Dawud, kemudian sang suami ikut makan harta tersebut, lantas dia berkata kepada suaminya: "Dimana hartaku, " maka Allah akan melebur amal kebajikannya selama empat puluh tahun."
Seorang istri yang menuntut sesuatu, hingga membuat repot sang suami, maka akan dilaknat oleh para malaikat. Sahabat Sa'ad bin Abi Waqash menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Apabila seorang wanita tidak mau melapangkan (meringankan) kesempitan yang dihadapi suami, maka Allah murka kepadanya, dan seluruh malaikat melaknatinya." (HR. Ibnu Asakir dari Sa'ad bin Abi Waqash). Jadi, seorang istri shalihah harus selalu berupaya meringankan beban yang ditanggung suami. Jangan malah memberatkannya. Seandainya suami memiliki harta lebih pun, seorang istri tidak dibenarkan mengambil tanpa ijin. Apalagi menuntut sesuatu di luar kemampuan, sungguh suatu sikap yang sangat tidak terpuji. Sahabat Mu'awiyah menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Wanita mana saja yang mengambil harta suami tanpa ijin, maka dia akan menanggung dosa sama dengan dosa tujuh puluh ribu pencuri." (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Adiy dari Mu'awiyah).
Bila istri yang durhaka akan mendapatkan siksa neraka, tentu saja bagi istri yang taat kepada suami akan mendapatkan balasan surga. Padahal ketaatan terhadap suami, adalah hal yang pertama kali dihisab pada hari kiamat. Sahabat Abi Hurairah menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Perkara yang pertama kali ditanyakan kepada seorang wanita pada hari kiamat nanti, adalah mengenai shalat lima waktu dan waktu ketaatannya terhadap suami." (HR. Ibnu Hibban dari Abi Hurairah).
Sikap tidak terpuji dan mengingkari kebaikan suami, pasti dihindari oleh seorang istri shalihah. Dia selalu berupaya menghias diri dengan akhlak karimah, dan berterima kasih kepada suami. Mencari keridhaan Allah, dan membahagiakan suami. Meraih ketenteraman hidup dan ketenangan jiwa, serta menciptakan suasana yang penuh kepasrahan dan kesederhanaan. Dia sadar, bahwa suamilah yang telah melindungi kehormatan dan harga dirinya. Menyelamatkan dirinya dari kehinaan dan perbuatan haram, serta membebaskan dirinya dari perdagangan nafsu syahwat para manusia jalang. Dia sadar pula, bahwa suamilah yang memberi nafkah, siap menanggung beban berat dan bekerja sepanjang hari demi memenuhi kebutuhan keluarga, baik sandang, pangan maupun tempat tinggal yang nyaman. Perabot rumah tangga yang layak, dan kehidupan setara dengan yang lain. Suamilah yang selalu berupaya membimbing serta mengarahkan dirinya, demi mewujudkan kebahagiaan dunia dan akhirat yang didamba bersama.
Bila suami merasa bahwa istrinya memberikan pelayanan dan penghargaan yang baik, sebagai ucapan terima kasih atas kebaikan yang telah dilakukan terhadapnya, maka hal demikian akan menumbuhkan cinta kasih yang mendalam serta merangsang suami untuk memberikan sesuatu yang lebih banyak lagi. Suami merasa berada di lahan subur, hingga cepat menumbuhkan pohon kebaikan dan membuahkan hasil yang baik berupa sanjungan dan balas budi sang istri. Tentu saja hubungan mesra, jalinan kasih yang kokoh, dan kerjasama dalam membangun mahligai rumah tangga, akan terasa semakin indah. Di sanalah akan terpancar sinar kebahagiaan dan kedamaian. Sebaliknya, sikap mengingkari kebaikan suami hanya akan mendatangkan kekeruhan hati, merangsang sifat kikir, membangkitkan kejengkelan dan kemarahan, menimbulkan perselisihan dan pertengkaran, yang akhirnya hubungan rumah tangga menjadi porak-poranda.
Untuk itu, kepada istri shalihah ditawarkan satu di antara dua pilihan dari kehidupan berikut ini.
Pertama, kehidupan dimana istri selalu berkata kepada suami: "Aku butuh ini dan itu, tapi kenyataannya aku belum pernah menerima apapun darimu," hingga kemudian suami membalas dengan ucapan: "Aku tidak akan pernah memberi sesuatu pun kepadamu, karena tidak pernah membuahkan suatu hasil kebaikan darimu." Pada akhirnya antara suami istri saling menyakiti, melukai, mencela, menghardik, bahkan sampai baku hantam.
Kedua, kehidupan dimana istri selalu berkata mesra kepada suami: "Suamiku, semoga Allah memberimu pahala atas kebaikan yang telah engkau berikan kepadaku, sekalipun sangat kecil. Semoga Allah senantiasa mencurahkan pertolongan kepada kita," lantas suami membalas dengan kata penuh kasih pula: "Istriku, engkau kepingin apa. Dengan segala senang hati aku akan memenuhinya." Pada akhirnya rasa saling pengertian, hormat-menghormati, bahu-membahu, memadu cinta kasih dan kemesraan, akan tumbuh dengan subur.
Renungkanlah, wahai istri shalihah. Jatuhkanlah pilihan anda kepada sikap yang lebih menguntungkan dirimu, baik di dunia maupun di akhirat. Sebab sorga yang penuh kenikmatan dan kebahagiaan, hanya dapat diraih dengan ketenangan dan ketenteraman dalam berumahtangga. Bukankah Rasulullah telah menegaskan: "Rumahku, sorgaku."
Semoga bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Ketiga, anjuran mensyukuri nikmat. Mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikan, adalah bagian dari perangai Islami. Dalam Al-Quran Allah telah menegaskan: "Adakah balasan kebaikan selain kebaikan pula?" (QS. Ar-Rahman: 60). Islam mengajak umat manusia agar menghiasi diri dengan sikap sosial, lebih-lebih seorang istri terhadap suaminya. Sikap yang demikian memiliki dampak positip dalam meraih kebahagiaan dalam rumah tangga, sekaligus mengokohkan jalinan hubungan sosial kemasyarakatan. Sebaliknya, Islam sangat mengecam terhadap orang yang tidak mengerti membalas budi serta mengingkari kebaikan orang. Sebab orang yang tidak bisa mensyukuri jasa baik orang lain, sama saja dengan tidak mensyukuri pemberian Allah. Karena itu, seorang istri shalihah harus mampu mengakui serta mensyukuri jasa baik suaminya, hingga hubungan yang harmonis dan jalinan cinta kasih bisa abadi.
Orang yang paling besar haknya serta paling pantas mendapatkan kebaikan istri adalah suami. Aisyah memberikan keterangan: "Aku pernah bertanya kepada Rasulullah: "Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling besar haknya atas seorang wanita?" Jawab Rasulullah: "Suaminya." Lantas aku bertanya lagi: "Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling besar haknya atas seorang lelaki?" Jawab Rasulullah: "Ibunya." (HR. Hakim dan Bazzar dari Aisyah, dan termasuk hadis hasan). Karena itu, Islam menganjurkan kepada istri shalihah agar mampu membalas kebaikan dan jasa-jasa suami dengan mensyukuri, menghormati, menghargai, dan mentaatinya. Mengenang jasa baik suami dengan memberikan ungkapan-ungkapan kata dan perilaku yang indah dalam pergaulan keseharian. Sahabat Abi Hurairah menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Seandainya aku diperkenankan memerintah kepada seseorang untuk menyembah sesamanya, niscaya aku perintahkan kepada seorang wanita untuk menyembah suaminya. Demi Allah yang diriku berada dalam kekuasaan-Nya, tidaklah seorang wanita menyia-nyiakan kewajiban terhadap Tuhannya hingga dia menyia-nyiakan kewajiban terhadap suaminya." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban dari Abi Hurairah, dan termasuk hadis hasan). Ini adalah menunjukkan betapa besar nilai pahala membalas kebaikan dan jasa-jasa suami dengan bersyukur dan memberikan pengakuan dalam bentuk ketaatan.
Istri shalihah yang mampu mengakui kebaikan suami, yang pengakuannya diwujudkan dalam bentuk pengabdian, maka dia akan mendapatkan pahala besar. Sahabat Abdullah bin Mas'ud menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Apabila seorang istri mencuci pakaian suami, maka Allah menetapkan baginya seribu kebaikan, mengampuni seribu kejelekan, mengangkat baginya seribu derajat, dan seluruh makhluk yang terkena sinar matahari memohonkan ampunan baginya." (HR. Thabrani dari Abdullah bin Mas'ud).
Mengingkari jasa baik yang telah diberikan, adalah tabiat orang-orang yang keji lagi buruk. Hal mana dapat merusak hubungan dan jalinan, hingga pada akhirnya akan merusak tatanan masyarakat. Lebih-lebih bila dilakukan oleh seorang istri terhadap suami, rumah tangganya pasti akan berantakan. Karena itu Islam sangat membenci serta memberikan ancaman terhadap orang yang memiliki sikap tidak tahu berterima kasih dan bersyukur. Dia dikategorikan manusia tidak bermoral. Sebab ketidaksudian memberikan penghargaan terhadap budi baik orang lain merupakan refleksi dari kebusukan jiwa dan kepribadian, hingga berdampak enggan bersyukur kepada Allah. Padahal Rasulullah telah menegaskan: "Barangsiapa tidak berterima kasih kepada orang lain, berarti dia tidak bersyukur kepada Allah." (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ahmad).
Istri yang tidak tahu berterima kasih terhadap suami, sangat dikecam oleh Islam. Sikap yang demikian dapat memasukkan dirinya ke dalam siksa neraka. Zainab menerangkan, bahwa Rasulullah pernah berkhutbah kepada para sahabat, seraya bersabda: "Aku melihat neraka dan kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita." Lantas mereka berkata: "Mengapa demikian, ya Rasulullah?" Jawab Rasulullah: "Karena kekufurannya." Mereka bertanya lagi: "Adakah mereka kufur kepada Allah, ya Rasulullah?" Jawab Rasulullah: "Mereka kufur kepada kebaikan. Ketika kalian berbuat kebaikan kepada salah seorang dari mereka (kaum wanita) sepanjang tahun, kemudian dia melihat satu kekurangan saja darimu, dia akan mengatakan bahwa dirimu sedikitpun belum pernah berbuat baik kepadanya." (HR. Bukhari dan Muslim dari Zainab). Jadi, kebanyakan penghuni neraka adalah wanita yang tidak tahu berterima kasih kepada suaminya. Ibarat suami sudah berbuat baik sepanjang tahun, kemudian hanya ada satu kekurangan saja, wanita itu akan mengatakan bahwa suaminya belum pernah berbuat baik kepadanya. Sungguh, yang demikian merupakan kekufuran terhadap nikmat Allah yang luar biasa, hingga pantas dimasukkan ke dalam siksa neraka.
Seorang istri shalihah tentu selalu berupaya menjauhi sikap tidak tahu berterima kasih, lebih-lebih terhadap suami. Sebab dia sadar, bahwa sikap tersebut bisa melebur seluruh anak kebajikan yang telah dilakukan. Aisyah menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Apabila seorang wanita berkata kepada suaminya: "Aku sama sekali belum pernah melihat dan merasakan kebaikanmu," maka terhapuslah semua amal kebajikannya." (HR. Ibnu Adiy dan Ibnu Asakir dari Aisyah).
Imam Azizi menerangkan: "Wanita yang mengingkari kebaikan suami, maka amal kebajikannya dilebur oleh Allah. Kerusakan amal tersebut sebagai balasan atas kedurhakaannya terhadap suami. Jadi, pahala wanita itu terhalang, kecuali dia bertobat, kembali mengakui segala kebaikan yang telah diberikan suami. Dan bila ucapan istri itu benar, karena memang suami tidak pernah berbuat baik, maka yang demikian tidak mengakibatkan dileburnya amal kebajikan yang telah dilakukan."
Istri yang tidak mensyukuri kebaikan suami, pada hari kiamat nanti akan dijauhkan dari rahmat Allah. Sahabat Thalhah bin Ubaidillah menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Wanita mana saja yang berkata kepada suaminya: "Aku sama sekali belum pernah melihat kebaikanmu, " pada hari kiamat nanti Allah tidak akan memberikan rahmat keapadamu." (HR. Ibnu Adiy dari Thalhah bin Ubaidillah). Sahabat Abdillah bin Amr bin Ash juga menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Sungguh Allah tidak akan memandang wanita yang tidak tahu bersyukur terhadap suami." (HR. Nasai dari Abdillah bin Amr bin Ash).
Seorang istri yang kaya, kemudian dia tidak mampu bersyukur terhadap suami, maka kelak di akhirat akan dikumpulkan bersama Qarun. Sahabat Utsman bin Affan menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Seandainya ada seorang wanita memiliki dunia dengan segala isinya, kemudian seluruh kekayaannya itu dia belanjakan untuk kepentingan suaminya, lantas setelah selang beberapa waktu dia mengungkit-ungkitnya, maka Allah akan melebur seluruh amal kebajikannya, dan akan dihalau ke neraka bersama Qarun." (HR. Ibnu Adiy dari Utsman bin Affan). Sahabat Abi Hurairah menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Seandainya ada seorang wanita memiliki harta seperti kekayaan nabi Sulaiman bin Dawud, kemudian sang suami ikut makan harta tersebut, lantas dia berkata kepada suaminya: "Dimana hartaku, " maka Allah akan melebur amal kebajikannya selama empat puluh tahun."
Seorang istri yang menuntut sesuatu, hingga membuat repot sang suami, maka akan dilaknat oleh para malaikat. Sahabat Sa'ad bin Abi Waqash menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Apabila seorang wanita tidak mau melapangkan (meringankan) kesempitan yang dihadapi suami, maka Allah murka kepadanya, dan seluruh malaikat melaknatinya." (HR. Ibnu Asakir dari Sa'ad bin Abi Waqash). Jadi, seorang istri shalihah harus selalu berupaya meringankan beban yang ditanggung suami. Jangan malah memberatkannya. Seandainya suami memiliki harta lebih pun, seorang istri tidak dibenarkan mengambil tanpa ijin. Apalagi menuntut sesuatu di luar kemampuan, sungguh suatu sikap yang sangat tidak terpuji. Sahabat Mu'awiyah menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Wanita mana saja yang mengambil harta suami tanpa ijin, maka dia akan menanggung dosa sama dengan dosa tujuh puluh ribu pencuri." (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Adiy dari Mu'awiyah).
Bila istri yang durhaka akan mendapatkan siksa neraka, tentu saja bagi istri yang taat kepada suami akan mendapatkan balasan surga. Padahal ketaatan terhadap suami, adalah hal yang pertama kali dihisab pada hari kiamat. Sahabat Abi Hurairah menerangkan, bahwa Rasulullah telah bersabda: "Perkara yang pertama kali ditanyakan kepada seorang wanita pada hari kiamat nanti, adalah mengenai shalat lima waktu dan waktu ketaatannya terhadap suami." (HR. Ibnu Hibban dari Abi Hurairah).
Sikap tidak terpuji dan mengingkari kebaikan suami, pasti dihindari oleh seorang istri shalihah. Dia selalu berupaya menghias diri dengan akhlak karimah, dan berterima kasih kepada suami. Mencari keridhaan Allah, dan membahagiakan suami. Meraih ketenteraman hidup dan ketenangan jiwa, serta menciptakan suasana yang penuh kepasrahan dan kesederhanaan. Dia sadar, bahwa suamilah yang telah melindungi kehormatan dan harga dirinya. Menyelamatkan dirinya dari kehinaan dan perbuatan haram, serta membebaskan dirinya dari perdagangan nafsu syahwat para manusia jalang. Dia sadar pula, bahwa suamilah yang memberi nafkah, siap menanggung beban berat dan bekerja sepanjang hari demi memenuhi kebutuhan keluarga, baik sandang, pangan maupun tempat tinggal yang nyaman. Perabot rumah tangga yang layak, dan kehidupan setara dengan yang lain. Suamilah yang selalu berupaya membimbing serta mengarahkan dirinya, demi mewujudkan kebahagiaan dunia dan akhirat yang didamba bersama.
Bila suami merasa bahwa istrinya memberikan pelayanan dan penghargaan yang baik, sebagai ucapan terima kasih atas kebaikan yang telah dilakukan terhadapnya, maka hal demikian akan menumbuhkan cinta kasih yang mendalam serta merangsang suami untuk memberikan sesuatu yang lebih banyak lagi. Suami merasa berada di lahan subur, hingga cepat menumbuhkan pohon kebaikan dan membuahkan hasil yang baik berupa sanjungan dan balas budi sang istri. Tentu saja hubungan mesra, jalinan kasih yang kokoh, dan kerjasama dalam membangun mahligai rumah tangga, akan terasa semakin indah. Di sanalah akan terpancar sinar kebahagiaan dan kedamaian. Sebaliknya, sikap mengingkari kebaikan suami hanya akan mendatangkan kekeruhan hati, merangsang sifat kikir, membangkitkan kejengkelan dan kemarahan, menimbulkan perselisihan dan pertengkaran, yang akhirnya hubungan rumah tangga menjadi porak-poranda.
Untuk itu, kepada istri shalihah ditawarkan satu di antara dua pilihan dari kehidupan berikut ini.
Pertama, kehidupan dimana istri selalu berkata kepada suami: "Aku butuh ini dan itu, tapi kenyataannya aku belum pernah menerima apapun darimu," hingga kemudian suami membalas dengan ucapan: "Aku tidak akan pernah memberi sesuatu pun kepadamu, karena tidak pernah membuahkan suatu hasil kebaikan darimu." Pada akhirnya antara suami istri saling menyakiti, melukai, mencela, menghardik, bahkan sampai baku hantam.
Kedua, kehidupan dimana istri selalu berkata mesra kepada suami: "Suamiku, semoga Allah memberimu pahala atas kebaikan yang telah engkau berikan kepadaku, sekalipun sangat kecil. Semoga Allah senantiasa mencurahkan pertolongan kepada kita," lantas suami membalas dengan kata penuh kasih pula: "Istriku, engkau kepingin apa. Dengan segala senang hati aku akan memenuhinya." Pada akhirnya rasa saling pengertian, hormat-menghormati, bahu-membahu, memadu cinta kasih dan kemesraan, akan tumbuh dengan subur.
Renungkanlah, wahai istri shalihah. Jatuhkanlah pilihan anda kepada sikap yang lebih menguntungkan dirimu, baik di dunia maupun di akhirat. Sebab sorga yang penuh kenikmatan dan kebahagiaan, hanya dapat diraih dengan ketenangan dan ketenteraman dalam berumahtangga. Bukankah Rasulullah telah menegaskan: "Rumahku, sorgaku."
Semoga bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.
Selasa, 30 Desember 2014
Mengapa Organik?
Memilih untuk menjalani gaya hidup
organik memiliki efek yang luas, beberapa di antaranya mungkin tidak
terlihat nyata bagi sebagian dari kita. Berikut ini adalah beberapa
tindakan Anda yang dapat memengaruhi dunia dan hidup Anda sendiri, juga
kehidupan orang yang berada di sekitar Anda.
fb: thegooh.setyo@gmail.com
pin bb: 2A0863BF
no hp: 0856 4977 1911 (im3), 081 330 19 3839 (simpati), 0877 5327 6715 (xl)
- Mengurangi limbah dan residu kimia yang ada di dalam air minum, saluran air, dan air di daerah pesisir. Limbah adalah penyebab utama berkurangnya kehidupan laut, hewan, dan tumbuhan.
- Mengembalikan tanah menjadi lahan pertanian yang produktif dan aman. Sistem pertanian organik didasarkan pada prinsip regenerasi lahan dan tanah, dan menerapkan kelestarian lingkungan.
- Meningkatkan keanekaragaman hayati dan menyelamatkan kepunahan habitat hewan asli. Selama beberapa dekade, para ilmuwan di seluruh dunia telah melakukan penelitian dan mengambil kesimpulan yang tegas bahwa pertanian organik secara signifikan dapat mendukung kelestarian aneka ragam hayati.
- Sebagai penjaga integritas makanan. Makanan bersertifikat organik memberikan jaminan bahwa produk yang diberikan adalah produk yang tumbuh, ditangani, dikemas, dan didistribusikan secara organik dan tidak memiliki resiko atas kontaminasi produk. Seluruh proses ini dapat ditelusuri tingkat keamanannya.
- Membantu memperbaiki perubahan iklim. Pertanian dianggap bertanggung jawab menyumbang 30% dari pemanasan global akibat emisi karbon dioksida; sehingga saat menggantikan pola pertanian biasa menjadi pertanian organik akan dapat menyerap karbon dioksida kembali ke tanah dan merubahnya menjadi bentuk humus. Sebuah proyek penelitian selama 23 tahun menunjukkan bahwa jika saja 1000 ladang pertanian biasa berukuran sedang digantikan menjadi pertanian organik, maka jumlah karbon yang akan diserap oleh tanah sama besarnya dengan menghilangkan 117 sampai 440 mobil dari jalanan setiap tahunnya.
- Mengurangi emisi gas rumah kaca dengan menghilangkan penggunaan pupuk nitrogen sintetis.
- Dapat menghindari asupan makanan aditif sebanyak 2 kg setiap tahun. Banyak makanan aditif yang sudah terbukti mengakibatkan berbagai masalah seperti reaksi alergi, ruam, sakit kepala, asma, gangguan pertumbuhan, dan hiperaktif pada anak-anak.
- Menghindari produk dengan rekayasa genetika (GMO ― Genetically Modified Organism). Pengujian independen mengenai efek kesehatan jangka panjang makanan dari GMO pada manusia belum dilaksanakan dengan baik.
- Mengurangi risiko terjadinya masalah neuro-development (gangguan neurologis) pada anak-anak, termasuk ADHD dan autisme. Perkembangan neurologis yang tidak normal pada anak-anak dapat saja disebabkan seorang ibu di masa hamil menerima asupan makanan yang sudah terkontaminasi bahan pestisida dan zat kimia lainnya atau saat bayi di usia dini menerima asupan makanan yang terkontaminasi oleh zat yang sama.
- Memberikan nutrisi lengkap pada bayi yang mereka butuhkan untuk masa depan yang sehat. Sembilan puluh persen produk susu dan turunannya juga produk daging yang didapat dari sumber organik, terbukti dapat meningkatkan kadar asam lemak sehat di dalam ASI.
fb: thegooh.setyo@gmail.com
pin bb: 2A0863BF
no hp: 0856 4977 1911 (im3), 081 330 19 3839 (simpati), 0877 5327 6715 (xl)
Sabtu, 06 Desember 2014
Makanan Organik Baik untuk Menurunkan Kegemukan (Obesitas)
Kelebihan
dari makanan organik yaitu telah terbukti dapat menghindarkan akibat
buruk dari makanan ”modern” masa kini yang cenderung mengandung
pestisida dan bahan kimia yang tidak aman bagi tubuh. Selain itu, makan
organik mempunyai rasa yang lebih lezat. Apa yang tidak/jarang diketahui
oleh umum dari makanan organik adalah kemampuannya dalam membantu
mengurangi berat badan pada kasus kegemukan (obesitas).
Ini dapat Anda gunakan sebagai jalan dalam program menurunkan berat badan karena kegemukan (obesitas).
Pada saat makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya masuk dalam sistem tubuh, maka tubuh harus menghadapi racun ini untuk membuangnya agar tidak meracuni tubuh. Pekerjaan berat ini dilakukan oleh hati (liver), yaitu organ utama yang juga berperperan dalam penurunan berat badan.
Hati (liver) adalah pembangkit tenaga dan juga pembakar lemak terbesar dalam tubuh. Namun harus dipastikan bahwa untuk dapat bekerja secara efisien, makanan yang dikonsumsi haruslah tepat, yaitu jumlah serat yang cukup dan bebas dari bahan-bahan kimia yang berbahaya serta alkohol.
Serat membantu kerja sistem pencernaan. Serat habis tidak dicerna, tetapi berfungsi membawa banyak racun / toksin dan kotoran dari tubuh dan membuangnya setiap hari melalui buang air besar. Serat sangat membantu memastikan kotoran keluar dengan cepat, seperti “pipa pembuangan” yang lancar. Pengaruh serat yang lain adalah membantu hati (liver) bekerja secara efisien dalam membuang toksin / racun dan memperkecil terajadinya timbunan lemak.
Jika tubuh terlalu banyak terisi oleh bahan-bahan kimia berbahaya/beracun akhirnya tubuh tidak mampu lagi membuangnya. Ini dapat mengarah pada terjadinya timbunan lemak, tetapi yang paling mengkhawatirkan adalah kondisi adanya lemak pada liver (fatty liver).
Hati yang mengandung racun adalah sebab utama mengapa banyak upaya orang dalam menurunkan berat badan menjadi kandas. Anda harus memastikan bahwa organ penting berfungsi pada puncak efisiensi untuk meningkatkan upaya penurunan berat badan dan ini berarti perlu makan makanan yang berkualitas baik dan bebas dari bahan kimia. Ini yang membuat makanan organik menjadi pilihan terbaik.
Perlu diingat, produsen makanan modern dewasa ini dengan sengaja menambahkan bahan kimia buatan pada makanan olahan untuk meningkatkan masa simpan dan pestisida dan hormon buatan pada produk pertanian untuk meningkatkan hasil panen.
Tentunya Anda tidak ingin terlalu banyak makanan yang demikian banyak mengandung bahan kimia beracun yang jelas akan berpengaruh pada fungsi dan kerja sistem hati dan pencernaan yang membuat Anda semakin menimbun racun dan lemak.
Makanan organik dapat membantu mengurangi jumlah bahan kimia beracun yang masuk ke dalam sistem tubuh kita, yang pada gilirannya dapat mengurangi beban sistem pencernaan dan produksi lemak
Ini dapat Anda gunakan sebagai jalan dalam program menurunkan berat badan karena kegemukan (obesitas).
Pada saat makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya masuk dalam sistem tubuh, maka tubuh harus menghadapi racun ini untuk membuangnya agar tidak meracuni tubuh. Pekerjaan berat ini dilakukan oleh hati (liver), yaitu organ utama yang juga berperperan dalam penurunan berat badan.
Hati (liver) adalah pembangkit tenaga dan juga pembakar lemak terbesar dalam tubuh. Namun harus dipastikan bahwa untuk dapat bekerja secara efisien, makanan yang dikonsumsi haruslah tepat, yaitu jumlah serat yang cukup dan bebas dari bahan-bahan kimia yang berbahaya serta alkohol.
Serat membantu kerja sistem pencernaan. Serat habis tidak dicerna, tetapi berfungsi membawa banyak racun / toksin dan kotoran dari tubuh dan membuangnya setiap hari melalui buang air besar. Serat sangat membantu memastikan kotoran keluar dengan cepat, seperti “pipa pembuangan” yang lancar. Pengaruh serat yang lain adalah membantu hati (liver) bekerja secara efisien dalam membuang toksin / racun dan memperkecil terajadinya timbunan lemak.
Jika tubuh terlalu banyak terisi oleh bahan-bahan kimia berbahaya/beracun akhirnya tubuh tidak mampu lagi membuangnya. Ini dapat mengarah pada terjadinya timbunan lemak, tetapi yang paling mengkhawatirkan adalah kondisi adanya lemak pada liver (fatty liver).
Hati yang mengandung racun adalah sebab utama mengapa banyak upaya orang dalam menurunkan berat badan menjadi kandas. Anda harus memastikan bahwa organ penting berfungsi pada puncak efisiensi untuk meningkatkan upaya penurunan berat badan dan ini berarti perlu makan makanan yang berkualitas baik dan bebas dari bahan kimia. Ini yang membuat makanan organik menjadi pilihan terbaik.
Perlu diingat, produsen makanan modern dewasa ini dengan sengaja menambahkan bahan kimia buatan pada makanan olahan untuk meningkatkan masa simpan dan pestisida dan hormon buatan pada produk pertanian untuk meningkatkan hasil panen.
Tentunya Anda tidak ingin terlalu banyak makanan yang demikian banyak mengandung bahan kimia beracun yang jelas akan berpengaruh pada fungsi dan kerja sistem hati dan pencernaan yang membuat Anda semakin menimbun racun dan lemak.
Makanan organik dapat membantu mengurangi jumlah bahan kimia beracun yang masuk ke dalam sistem tubuh kita, yang pada gilirannya dapat mengurangi beban sistem pencernaan dan produksi lemak
Rabu, 05 November 2014
10 Alasan Mengonsumsi Makanan Organik
1. Produk organik memenuhi standar ketat
Sertifikasi organik adalah jaminan publik bahwa produk telah tumbuh dan ditangani sesuai dengan prosedur yang ketat tanpa input kimia beracun yang terus-menerus.
2. Makanan organik lezat!
Ini akal sehat - tanah yang seimbang menghasilkan kuat, tanaman sehat yang menjadi makanan bergizi bagi manusia dan hewan.
3. Produksi organik mengurangi risiko kesehatan
Banyak pestisida EPA disetujui terdaftar jauh sebelum penelitian yang luas terkait bahan kimia ini untuk kanker dan penyakit lainnya. Pertanian organik merupakan salah satu cara untuk mencegah lebih bahan kimia ini dari mendapatkan ke udara, bumi dan air yang mendukung kita.
4. Pertanian organik menghormati sumber daya air kita
Penghapusan polusi bahan kimia dan nitrogen pencucian, dilakukan dalam kombinasi dengan bangunan tanah, melindungi dan melestarikan sumber daya air.
5. Petani organik membangun tanah yang sehat
Tanah adalah dasar dari rantai makanan. Fokus utama dari pertanian organik adalah dengan menggunakan praktik-praktik yang membangun tanah yang sehat.
6. Petani organik bekerja selaras dengan alam
Hal pertanian organik keseimbangan yang diminta dari ekosistem yang sehat: satwa liar didorong oleh termasuk tanaman hijauan di rotasi dan dengan mempertahankan baris pagar, lahan basah, dan daerah alam lainnya.
7. Produsen organik adalah pemimpin dalam penelitian yang inovatif
Petani organik telah memimpin jalan, sebagian besar dengan biaya sendiri, dengan penelitian yang inovatif on-farm yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan pestisida dan meminimalkan dampak pertanian terhadap lingkungan.
8. Produsen organik berusaha untuk melestarikan keanekaragaman
Hilangnya berbagai macam spesies (keanekaragaman hayati) merupakan salah satu masalah lingkungan yang paling mendesak. Kabar baiknya adalah bahwa banyak petani organik dan tukang kebun telah mengumpulkan dan melestarikan benih, dan tumbuh varietas yang tidak biasa selama beberapa dekade.
9. Pertanian organik membantu menjaga masyarakat pedesaan yang sehat
USDA melaporkan bahwa pada tahun 1997, setengah dari produksi pertanian berasal dari hanya 2% dari peternakan. Pertanian organik dapat menjadi penyelamat untuk pertanian kecil karena menawarkan pasar alternatif di mana penjual dapat perintah harga yang wajar untuk tanaman.
10. Kelimpahan organik - Makanan dan non-makanan sama!
Sekarang setiap kategori makanan memiliki alternatif organik. Dan produk pertanian non-pangan sedang ditanam secara organik - bahkan kapas, yang sebagian besar ahli merasa tidak bisa ditanam dengan cara ini.
sumber: http://www.ota.com/
mau tanya-tanya ato sharing info/ilmu? silahkan hubungi: 085 649 771 911 / 081 330 754 254 / pin BB 2a0863bf
fb: www.thegooh.setyo@gmail.com
Sertifikasi organik adalah jaminan publik bahwa produk telah tumbuh dan ditangani sesuai dengan prosedur yang ketat tanpa input kimia beracun yang terus-menerus.
2. Makanan organik lezat!
Ini akal sehat - tanah yang seimbang menghasilkan kuat, tanaman sehat yang menjadi makanan bergizi bagi manusia dan hewan.
3. Produksi organik mengurangi risiko kesehatan
Banyak pestisida EPA disetujui terdaftar jauh sebelum penelitian yang luas terkait bahan kimia ini untuk kanker dan penyakit lainnya. Pertanian organik merupakan salah satu cara untuk mencegah lebih bahan kimia ini dari mendapatkan ke udara, bumi dan air yang mendukung kita.
4. Pertanian organik menghormati sumber daya air kita
Penghapusan polusi bahan kimia dan nitrogen pencucian, dilakukan dalam kombinasi dengan bangunan tanah, melindungi dan melestarikan sumber daya air.
5. Petani organik membangun tanah yang sehat
Tanah adalah dasar dari rantai makanan. Fokus utama dari pertanian organik adalah dengan menggunakan praktik-praktik yang membangun tanah yang sehat.
6. Petani organik bekerja selaras dengan alam
Hal pertanian organik keseimbangan yang diminta dari ekosistem yang sehat: satwa liar didorong oleh termasuk tanaman hijauan di rotasi dan dengan mempertahankan baris pagar, lahan basah, dan daerah alam lainnya.
7. Produsen organik adalah pemimpin dalam penelitian yang inovatif
Petani organik telah memimpin jalan, sebagian besar dengan biaya sendiri, dengan penelitian yang inovatif on-farm yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan pestisida dan meminimalkan dampak pertanian terhadap lingkungan.
8. Produsen organik berusaha untuk melestarikan keanekaragaman
Hilangnya berbagai macam spesies (keanekaragaman hayati) merupakan salah satu masalah lingkungan yang paling mendesak. Kabar baiknya adalah bahwa banyak petani organik dan tukang kebun telah mengumpulkan dan melestarikan benih, dan tumbuh varietas yang tidak biasa selama beberapa dekade.
9. Pertanian organik membantu menjaga masyarakat pedesaan yang sehat
USDA melaporkan bahwa pada tahun 1997, setengah dari produksi pertanian berasal dari hanya 2% dari peternakan. Pertanian organik dapat menjadi penyelamat untuk pertanian kecil karena menawarkan pasar alternatif di mana penjual dapat perintah harga yang wajar untuk tanaman.
10. Kelimpahan organik - Makanan dan non-makanan sama!
Sekarang setiap kategori makanan memiliki alternatif organik. Dan produk pertanian non-pangan sedang ditanam secara organik - bahkan kapas, yang sebagian besar ahli merasa tidak bisa ditanam dengan cara ini.
sumber: http://www.ota.com/
mau tanya-tanya ato sharing info/ilmu? silahkan hubungi: 085 649 771 911 / 081 330 754 254 / pin BB 2a0863bf
fb: www.thegooh.setyo@gmail.com
Kamis, 05 Juni 2014
DHEA, dehidroepiandrosteron
Ketika orang-orang fokus pada hati mereka dan menghidupkan perasaan hati yang inti, misalnya mencintai, peduli, atau menghargai mampu mengubah irama hati mereka dengan cepat. Ketika emosi-emosi positif, misalnya ketika rasa kebahagiaan, keharuan, kepedulian, dan rasa menghargai dihidupkan, produksi dehidroepiandrosteron (DHEA), yakni hormon yang melawan penuaan dalam daur manusia di dalam tubuh akan meningkat. Akan tetapi, jika hati terjangkiti penyakit spiritual, misalnya dengki, marah, atau benci, produksi DHEA berkurang dan produksi kortisol hormon stres bertambah yang mengakibatkan penuaan dan berkurangnya rentang kehidupan yang potensial.
Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sering berdoa," Ya Allah! Sungguh aku berlindung kepada-Mu dari kecemasan (stres) dan kesedihan; aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan; aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir dan sifat penakut; dan aku berlindung kepada-Mu dari terlilit utang dan tekanan orang lain." (H.R. Bukhari, Abu Dawud, dan Tirmidzi)
fb: thegooh.setyo@gmail.com
pin bb: 2A0863BF
no hp: 0856 4977 1911 (im3), 081 330 19 3839 (simpati), 0877 5327 6715 (xl)
fb: thegooh.setyo@gmail.com
pin bb: 2A0863BF
no hp: 0856 4977 1911 (im3), 081 330 19 3839 (simpati), 0877 5327 6715 (xl)
Sabtu, 24 Mei 2014
Terima kasih ya Allah
saudaraku, tidak ada salahnya dibaca dan direnungkan yang berikut ini. alhamdullillah, insya Allah dan semoga bermanfaat. aamiin.
Hendaklah seseorang berpikir dulu sebelum berbicara. Siapa tahu karena lisannya, dia akan dilempar ke neraka. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ الرَّجُلَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ لاَ يَرَى بِهَا بَأْسًا يَهْوِى بِهَا سَبْعِينَ خَرِيفًا فِى النَّارِ
“Sesungguhnya seseorang berbicara dengan suatu kalimat yang dia anggap itu tidaklah mengapa, padahal dia akan dilemparkan di neraka sejauh 70 tahun perjalanan karenanya.” (HR. Tirmidzi no. 2314. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً ، يَرْفَعُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ، وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً يَهْوِى بِهَا فِى جَهَنَّمَ
“Sesungguhnya ada seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dia pikirkan lalu Allah mengangkat derajatnya disebabkan perkataannya itu. Dan ada juga seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang membuat Allah murka dan tidak pernah dipikirkan bahayanya lalu dia dilemparkan ke dalam jahannam.” (HR. Bukhari no. 6478)
إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مَا يَتَبَيَّنُ مَا فِيهَا يَهْوِى بِهَا فِى النَّارِ أَبْعَدَ مَا بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ
“Sesungguhnya ada seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dipikirkan bahayanya terlebih dahulu, sehingga membuatnya dilempar ke neraka dengan jarak yang lebih jauh dari pada jarak antara timur dan barat.” (HR. Muslim no. 2988)
Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarh Muslim (18/117) tatkala menjelaskan hadits ini mengatakan, “Ini semua merupakan dalil yang mendorong setiap orang agar selalu menjaga lisannya sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا، أَوْ لِيَصْمُتْ
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik dan jika tidak maka diamlah.” (HR. Bukhari no. 6018 dan Muslim no. 47). Oleh karena itu, selayaknya setiap orang yang berbicara dengan suatu perkataan atau kalimat, merenungkan apa yang akan ia ucap. Jika memang ada manfaatnya, barulah ia berbicara. Jika tidak, hendaklah dia menahan lisannya.”
Dalam Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Tidak ada perkataan yang bersifat pertengahan antara bicara dan diam. Yang ada, suatu ucapan boleh jadi adalah kebaikan sehingga kita pun diperintahkan untuk mengatakannya. Boleh jadi suatu ucapan mengandung kejelekan sehingga kita diperintahkan untuk diam.”
Ibnu Mas’ud pernah berkata, “Demi Allah yang tidak ada sesembahan yang benar selain Dia. Tidak ada di muka bumi yang lebih berhak untuk dipenjara dalam waktu yang lama daripada lisan.” (Dinukil dari Jami’ul ‘Ulum wal Hikam)
Ibnul Mubarok ditanya mengenai nasehat Luqman pada anaknya, lantas beliau berkata, “Jika berkata (dalam kebaikan) adalah perak, maka diam (dari berkata yang mengandung maksiat) adalah emas.” (Dinukil dari Jami’ul ‘Ulum wal Hikam)
Diam itu lebih baik daripada berbicara sia-sia bahkan mencela atau mencemooh yang mengandung maksiat.
Itulah manusia, ia menganggap perkataannya tidak berdampak apa-apa, namun di sisi Allah bisa jadi perkara besar. Allah Ta’ala berfirman,
وَتَحْسَبُونَهُ هَيِّنًا وَهُوَ عِنْدَ اللَّهِ عَظِيمٌ
“Kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar.” (QS. An Nur: 15). Dalam Tafsir Al Jalalain dikatakan bahwa orang-orang biasa menganggap perkara ini ringan. Namun, di sisi Allah perkara ini dosanya amatlah besar.
Selengkapnya di website kami RemajaIslam.Com >>http://remajaislam.com/177-diam-itu-emas
Kamis, 08 Mei 2014
Sepercik Cahaya Kehidupan Sang Nabi saw
Baginda Nabi Muhammad saw bersabda: 'Allah swt telah mendidikku dengan sebaik-baik didikan.'
Allah swt telah memberikan seluruh kunci-kunci perbendaharaan bumi, namun beliau saw enggan menerimanya dan lebih memilih kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia. Padahal kalau beliau saw menginginkan dunia, pastilah beliau saw menjadi orang yang paling bersyukur dan pasti beliau saw akan membelanjakan seluruh hartanya di jalan kerihaan Allah swt.
Disebutkan dalam sebuah riwayat, bahwa suatu hari, Baginda Rasulullah saw menangis. Melihat akan hal itu, maka para sahabat bertanya: 'Wahai junjunganku Rasulullah, hal apakah gerangan yang membuatmu menangis?'
Baginda Rasulullah saw menjawab:'Aku menangis karena aku merindukan saudara-saudaraku.'
Dengan penuh keheranan, para sahabat bertanya: 'Wahai Rasulullah, bukankah kami ini saudara-saudaramu?'
Lalu Baginda Rasulullah saw pun menjawab: 'Wahai sahabat-sahabatku, kalian adalah para sahabatku. Saudaraku adalah, suatu kaum yang akan datang sepeninggalku, mereka beriman kepadaku, padahal mereka tidak pernah melihatku.'
Lihatlah wahai saudaraku...Inilah kerinduan Baginda Rasulullah saw kepada kita seluruh umatnya. Ini adalah tangisan seorang kekasih Allah swt yang paling dikasihi-Nya kepada umat yang mungkin telah jauh dari sejarah kehidupan beliau saw.
Umat yang tidak lagi mengenal kehidupan beliau saw. Umat yang lebih sibuk dengan dirinya sendiri. Umat yang terlena dengan angan-angannya. Umat yang lebih memilih kehidupan dunia yang fana daripada menaruh rasa cinta kepada beliau saw.
Walaupun demikian, beliau saw begitu mengasihi, merindukan, memperhatikan serta menganggap kita sebagai bagian darinya, hingga menyebut kita dengan sebuah kata-kata yang sangat mulia dan kita sebagai umat sangat merasa tersanjung dengan kata-kata tersebut. Kata-kata itu adalah tatkala Baginda Rasulullah saw menyebut kita sebagai 'saudara.'
Saat Baginda Rasulullah saw wafat, Sahabat Bilal bin Rabah tampak begitu sangat sedih, hingga tak lagi berkenan mengumandangkan adzan, bahkan beliau ra pergi meninggalkan kota Madinah al-Munawwarah dan menetap di negeri Syam.
Baru beberapa tahun setelah itu, Sahabat Bilal ra didatangi oleh arwah suci Baginda Rasulullah saw melalui mimpi. Dalam mimpi tersebut Baginda Rasulullah saw berkata: 'Ketidak pedulian apa ini wahai Bilal? Telah tiba saatnya engkau datang mengunjungiku?'
Saat Sahabat Bilal ra terbangun, tanpa berfikir panjang, beliau ra pun memacu kudanya dengan sangat kencang dan menuju kota Madinah al-Munawwarah. Sesampainya di Madinah, Sayyidina Bilal langsung menuju pusara suci Baginda Rasulullah saw.
Saat itu, Sahabat Bilal ra duduk di samping pusara suci Rasulullah saw. Beliau hanya bisa menangis, menangis dan menangis...Beliau ra mengingat hari-hari bersama Rasulullah saw.
Bayangkan... Ini adalah sebuah ikatan yang bukan hanya ingin berjumpa dengan beliau saw. Akan tetapi ikatan seorang sahabat, saudara, ikatan seorang yang telah dibebaskan perbudakan dan mengangkat derajatnya hingga menjadi seorang mu'adzin di kota Madinah. Sebuah ikatan yang benar-benar kuat.
Saat itu Sahabat Bilal ra terus menangis hingga beliau melihat Sayyidina Hasan ra dan Sayyidina Husein ra, lalu memeluk serta menciumi keduanya. Kemudian dengan berlinang air mata, Sayyidina Hasan ra dan Sayyidina Husein ra meminta Sahabat Bilal ra untuk mengumandangkan adzan. Maka dengan penuh ta'dzim dan rasa hormat, Sahabat Bilal ra memenuhi permintaan kedua cucu kecintaan Rasulullah saw ini.
Ketika datang waktu shalat, Sahabat Bilal ra pun mengumandangkan adzan. Dan inilah adzan yang pertama kali dikumandangkannya sepeninggal Baginda Rasulullah saw. Ketika penduduk kota Madinah mendengar suara adzan yang dikumandangkan oleh Sahabat Bilal ra, mereka berlarian menuju masjid. Mereka teringat masa-masa indah yang pernah mereka lewati bersama Rasulullah saw.
Sebagian wanita-wanita Madinah berteriak histeris. Mereka mengatakan: 'Rasulullah hidup kembali, Rasulullah hidup kembali.' Semua penduduk Madinah menangis, sehingga pada waktu itu hujan tangis membasahi kota Madinah al-Munawwarah. Sehingga hal itu membuat Sahabat Bilal ra jatuh pingsan dan tidak dapat kembali melanjutkan kumandang adzannya.
Wahai saudaraku...
Pernahkah di waktu kita merindukan Rasulullah saw, lalu menetes air mata di pipi kita?
Lihatlah wahai saudaraku...
Perasaan yang pernah ada di hati para Sahabat terhadap sosok Rasulullah saw?
Apakah kita juga dapat merasakan yang para Sahabat rasakan?
Padahal bukankah kita juga sebagai umatnya?
Namun mengapa kecintaan kita terhadap beliau saw tidak seperti mereka?
Masihkah perasaan cinta dan rindu terhadap para kekasih Allah swt tersisa di dalam hati kita?
Ataukah bagi kita Rasulullah saw hanyalah seorang nabi yang pernah hidup 1.400 tahun yang lalu dan tidak berarti apa-apa?
Baginda Nabi Muhammad saw bersabda: 'Setiap nabi memiliki satu do'a yang mustajab dan seluruh nabi telah memohon dengannya. Sedangkan aku menyimpannya sebagai syafa'at bagi umatku di hari kiamat kelak.'
Andaikan kita diberikan satu do'a yang mustajab, maka do'a apakah yang akan kita panjatkan?
Renungkanlah... Bagaimanakah mulianya insan yang dikaruniai satu do'a yang mustajab, namun beliau saw tidak memikirkan dirinya, akan tetapi ia hanya memikirkan umatnya.
Semoga bermanfaat. Aamiin.
Allah swt telah memberikan seluruh kunci-kunci perbendaharaan bumi, namun beliau saw enggan menerimanya dan lebih memilih kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia. Padahal kalau beliau saw menginginkan dunia, pastilah beliau saw menjadi orang yang paling bersyukur dan pasti beliau saw akan membelanjakan seluruh hartanya di jalan kerihaan Allah swt.
Disebutkan dalam sebuah riwayat, bahwa suatu hari, Baginda Rasulullah saw menangis. Melihat akan hal itu, maka para sahabat bertanya: 'Wahai junjunganku Rasulullah, hal apakah gerangan yang membuatmu menangis?'
Baginda Rasulullah saw menjawab:'Aku menangis karena aku merindukan saudara-saudaraku.'
Dengan penuh keheranan, para sahabat bertanya: 'Wahai Rasulullah, bukankah kami ini saudara-saudaramu?'
Lalu Baginda Rasulullah saw pun menjawab: 'Wahai sahabat-sahabatku, kalian adalah para sahabatku. Saudaraku adalah, suatu kaum yang akan datang sepeninggalku, mereka beriman kepadaku, padahal mereka tidak pernah melihatku.'
Lihatlah wahai saudaraku...Inilah kerinduan Baginda Rasulullah saw kepada kita seluruh umatnya. Ini adalah tangisan seorang kekasih Allah swt yang paling dikasihi-Nya kepada umat yang mungkin telah jauh dari sejarah kehidupan beliau saw.
Umat yang tidak lagi mengenal kehidupan beliau saw. Umat yang lebih sibuk dengan dirinya sendiri. Umat yang terlena dengan angan-angannya. Umat yang lebih memilih kehidupan dunia yang fana daripada menaruh rasa cinta kepada beliau saw.
Walaupun demikian, beliau saw begitu mengasihi, merindukan, memperhatikan serta menganggap kita sebagai bagian darinya, hingga menyebut kita dengan sebuah kata-kata yang sangat mulia dan kita sebagai umat sangat merasa tersanjung dengan kata-kata tersebut. Kata-kata itu adalah tatkala Baginda Rasulullah saw menyebut kita sebagai 'saudara.'
Saat Baginda Rasulullah saw wafat, Sahabat Bilal bin Rabah tampak begitu sangat sedih, hingga tak lagi berkenan mengumandangkan adzan, bahkan beliau ra pergi meninggalkan kota Madinah al-Munawwarah dan menetap di negeri Syam.
Baru beberapa tahun setelah itu, Sahabat Bilal ra didatangi oleh arwah suci Baginda Rasulullah saw melalui mimpi. Dalam mimpi tersebut Baginda Rasulullah saw berkata: 'Ketidak pedulian apa ini wahai Bilal? Telah tiba saatnya engkau datang mengunjungiku?'
Saat Sahabat Bilal ra terbangun, tanpa berfikir panjang, beliau ra pun memacu kudanya dengan sangat kencang dan menuju kota Madinah al-Munawwarah. Sesampainya di Madinah, Sayyidina Bilal langsung menuju pusara suci Baginda Rasulullah saw.
Saat itu, Sahabat Bilal ra duduk di samping pusara suci Rasulullah saw. Beliau hanya bisa menangis, menangis dan menangis...Beliau ra mengingat hari-hari bersama Rasulullah saw.
Bayangkan... Ini adalah sebuah ikatan yang bukan hanya ingin berjumpa dengan beliau saw. Akan tetapi ikatan seorang sahabat, saudara, ikatan seorang yang telah dibebaskan perbudakan dan mengangkat derajatnya hingga menjadi seorang mu'adzin di kota Madinah. Sebuah ikatan yang benar-benar kuat.
Saat itu Sahabat Bilal ra terus menangis hingga beliau melihat Sayyidina Hasan ra dan Sayyidina Husein ra, lalu memeluk serta menciumi keduanya. Kemudian dengan berlinang air mata, Sayyidina Hasan ra dan Sayyidina Husein ra meminta Sahabat Bilal ra untuk mengumandangkan adzan. Maka dengan penuh ta'dzim dan rasa hormat, Sahabat Bilal ra memenuhi permintaan kedua cucu kecintaan Rasulullah saw ini.
Ketika datang waktu shalat, Sahabat Bilal ra pun mengumandangkan adzan. Dan inilah adzan yang pertama kali dikumandangkannya sepeninggal Baginda Rasulullah saw. Ketika penduduk kota Madinah mendengar suara adzan yang dikumandangkan oleh Sahabat Bilal ra, mereka berlarian menuju masjid. Mereka teringat masa-masa indah yang pernah mereka lewati bersama Rasulullah saw.
Sebagian wanita-wanita Madinah berteriak histeris. Mereka mengatakan: 'Rasulullah hidup kembali, Rasulullah hidup kembali.' Semua penduduk Madinah menangis, sehingga pada waktu itu hujan tangis membasahi kota Madinah al-Munawwarah. Sehingga hal itu membuat Sahabat Bilal ra jatuh pingsan dan tidak dapat kembali melanjutkan kumandang adzannya.
Wahai saudaraku...
Pernahkah di waktu kita merindukan Rasulullah saw, lalu menetes air mata di pipi kita?
Lihatlah wahai saudaraku...
Perasaan yang pernah ada di hati para Sahabat terhadap sosok Rasulullah saw?
Apakah kita juga dapat merasakan yang para Sahabat rasakan?
Padahal bukankah kita juga sebagai umatnya?
Namun mengapa kecintaan kita terhadap beliau saw tidak seperti mereka?
Masihkah perasaan cinta dan rindu terhadap para kekasih Allah swt tersisa di dalam hati kita?
Ataukah bagi kita Rasulullah saw hanyalah seorang nabi yang pernah hidup 1.400 tahun yang lalu dan tidak berarti apa-apa?
Baginda Nabi Muhammad saw bersabda: 'Setiap nabi memiliki satu do'a yang mustajab dan seluruh nabi telah memohon dengannya. Sedangkan aku menyimpannya sebagai syafa'at bagi umatku di hari kiamat kelak.'
Andaikan kita diberikan satu do'a yang mustajab, maka do'a apakah yang akan kita panjatkan?
Renungkanlah... Bagaimanakah mulianya insan yang dikaruniai satu do'a yang mustajab, namun beliau saw tidak memikirkan dirinya, akan tetapi ia hanya memikirkan umatnya.
Semoga bermanfaat. Aamiin.
Minggu, 04 Mei 2014
PERLUKAH BAYI MINUM VITAMIN UNTUK CERDAS?
TRIBUNNEWS.COM - Benarkah ada produk
vitamin yang dapat membuat anak cerdas?
Perlukah anak mengonsumsi suplemen yang
membuat cerdas tersebut?
Menurut dr. Utami Roesli, SpA, MBA, CIMI, bila si
kecil sudah mengonsumsi makanan bergizi,
seperti makanan empat sehat lima sempurna, tak
perlu lagi mengonsumsi vitamin tambahan.
Pada dasarnya, vitamin hanya membantu proses
metabolisme atau kegiatan sel-sel di dalam
tubuh. Sedangkan zat yang berperan dalam
proses pembentukan otak secara keseluruhan
adalah energi dan protein. Bila terjadi
kekurangan salah satu zat ini, dapat berdampak
pada ukuran otak yang kecil dan jumlah sel otak
yang kurang.
Agar anak jadi cerdas, sistem saraf pusat (otak
dan sumsum tulang belakang) harus berfungsi
dengan baik. Dalam usaha mempercepat reaksi
saraf penghantar (neurotransmitter) dan
mempermudah komunikasi antara sel-sel otak
inilah diperlukan zat tertentu yang sering disebut
vitamin untuk otak. Nah, vitamin yang
dikonsumsi anak tersebut dapat membantu
terbentuknya sel-sel tubuh hingga membantu
pertumbuhannya.
Sumber utama vitamin berasal dari sayuran dan
buah-buahan. Hanya saja, dalam kesehariannya
anak harus mendapat pola makan teratur dan
seimbang agar memperoleh asupan gizi yang
seimbang pula. Jadi, sangatlah tidak tepat jika
anak yang enggan makan, diberikan berbagai
tablet vitamin . Karena vitamin tersebut bukan
untuk menggantikan makanan yang menjadi
kebutuhan gizi si anak.
Lebih Baik Pilih ASI
Lain vitamin , lain pula dengan ASI. Memberi ASI
amat banyak manfaatnya, lo. Terutama bagi si
bayi. Menurut penelitian, bayi jadi tumbuh
optimal dan lebih sehat, tidak kegemukan atau
terlalu kurus. Bayi akan sehat karena dalam ASI
ada antibodi yang tak terdapat dalam susu
hewan. Itulah mengapa para ahli menganjurkan
bayi harus diberikan ASI eksklusif (hanya ASI
saja tanpa cairan lain) selama 6 bulan.
Yang tak kalah penting, pemberian ASI eksklusif
juga berpengaruh pada tingkat kecerdasan bayi.
Penelitian yang dilakukan pada 1993
mengungkapkan, di usia 7 tahun, anak memiliki
IQ dengan poin 8,3 lebih tinggi. Sebab, ASI ialah
susu manusia dan buat otak manusia. Jadi, ada
zat-zat khusus untuk pembentukan sel otak,
yang tak bisa didapat pada susu sapi.
ASI eksklusif juga meningkatkan ikatan kasih
sayang antara ibu dan bayinya. Jika di
kandungan bayi merasa aman dan terlindungi di
dalam rahim, kini ketenteraman itu diperolehnya
lewat kontak kulit ke kulit dengan ibunya dan ia
tetap bisa mendengar detak jantung ibunya kala
ia tengah menyusu. Karena merasa aman,
dilindungi, dan dicintai, anak akan tumbuh sehat,
cerdas, dan mandiri.
Lewat pemberian ASI pula, ibu jadi tahu, bayinya
tak tahan pada jenis makanan tertentu. Misal, si
ibu makan santan lalu bayinya mencret, ia jadi
tahu dan berhenti mengkonsumsi santan. Ini
terjadi karena bayi tak bisa mencerna ASI
tersebut akibat ada bahan sensitif. Kalau ibunya
tak makan santan lagi, ya, si bayi tak akan
mencret kembali.
Jelas, kan daripada mengonsumsi produk
vitamin yang katanya bikin cerdas, lebih baik
mengonsumsi makanan bergizi, juga ASI untuk
bayi.
vitamin yang dapat membuat anak cerdas?
Perlukah anak mengonsumsi suplemen yang
membuat cerdas tersebut?
Menurut dr. Utami Roesli, SpA, MBA, CIMI, bila si
kecil sudah mengonsumsi makanan bergizi,
seperti makanan empat sehat lima sempurna, tak
perlu lagi mengonsumsi vitamin tambahan.
Pada dasarnya, vitamin hanya membantu proses
metabolisme atau kegiatan sel-sel di dalam
tubuh. Sedangkan zat yang berperan dalam
proses pembentukan otak secara keseluruhan
adalah energi dan protein. Bila terjadi
kekurangan salah satu zat ini, dapat berdampak
pada ukuran otak yang kecil dan jumlah sel otak
yang kurang.
Agar anak jadi cerdas, sistem saraf pusat (otak
dan sumsum tulang belakang) harus berfungsi
dengan baik. Dalam usaha mempercepat reaksi
saraf penghantar (neurotransmitter) dan
mempermudah komunikasi antara sel-sel otak
inilah diperlukan zat tertentu yang sering disebut
vitamin untuk otak. Nah, vitamin yang
dikonsumsi anak tersebut dapat membantu
terbentuknya sel-sel tubuh hingga membantu
pertumbuhannya.
Sumber utama vitamin berasal dari sayuran dan
buah-buahan. Hanya saja, dalam kesehariannya
anak harus mendapat pola makan teratur dan
seimbang agar memperoleh asupan gizi yang
seimbang pula. Jadi, sangatlah tidak tepat jika
anak yang enggan makan, diberikan berbagai
tablet vitamin . Karena vitamin tersebut bukan
untuk menggantikan makanan yang menjadi
kebutuhan gizi si anak.
Lebih Baik Pilih ASI
Lain vitamin , lain pula dengan ASI. Memberi ASI
amat banyak manfaatnya, lo. Terutama bagi si
bayi. Menurut penelitian, bayi jadi tumbuh
optimal dan lebih sehat, tidak kegemukan atau
terlalu kurus. Bayi akan sehat karena dalam ASI
ada antibodi yang tak terdapat dalam susu
hewan. Itulah mengapa para ahli menganjurkan
bayi harus diberikan ASI eksklusif (hanya ASI
saja tanpa cairan lain) selama 6 bulan.
Yang tak kalah penting, pemberian ASI eksklusif
juga berpengaruh pada tingkat kecerdasan bayi.
Penelitian yang dilakukan pada 1993
mengungkapkan, di usia 7 tahun, anak memiliki
IQ dengan poin 8,3 lebih tinggi. Sebab, ASI ialah
susu manusia dan buat otak manusia. Jadi, ada
zat-zat khusus untuk pembentukan sel otak,
yang tak bisa didapat pada susu sapi.
ASI eksklusif juga meningkatkan ikatan kasih
sayang antara ibu dan bayinya. Jika di
kandungan bayi merasa aman dan terlindungi di
dalam rahim, kini ketenteraman itu diperolehnya
lewat kontak kulit ke kulit dengan ibunya dan ia
tetap bisa mendengar detak jantung ibunya kala
ia tengah menyusu. Karena merasa aman,
dilindungi, dan dicintai, anak akan tumbuh sehat,
cerdas, dan mandiri.
Lewat pemberian ASI pula, ibu jadi tahu, bayinya
tak tahan pada jenis makanan tertentu. Misal, si
ibu makan santan lalu bayinya mencret, ia jadi
tahu dan berhenti mengkonsumsi santan. Ini
terjadi karena bayi tak bisa mencerna ASI
tersebut akibat ada bahan sensitif. Kalau ibunya
tak makan santan lagi, ya, si bayi tak akan
mencret kembali.
Jelas, kan daripada mengonsumsi produk
vitamin yang katanya bikin cerdas, lebih baik
mengonsumsi makanan bergizi, juga ASI untuk
bayi.
sumber: m.tribunnews.com/kesehatan/2014/05/03/perlukah-anak-mengonsumsi-vitamin-cerdas
Jika ingin sharing atau berbagi ilmu bisa menghubungi saya, Teguh Setyobudi, melalui Hp, email atau facebook.
Hp : 085649771911, 087753276715
Email : thegooh.setyo@gmail.com
Facebook : thegooh.setyo@gmail.com
Rabu, 23 April 2014
Mari Kita Renungkan
Pada suatu waktu,
ada seseorang
Dan ia bermimpi,
sama seperti yang lain
Ingin memiliki
rumah yang indah, ingin bepergian keliling dunia,
Ingin memiliki
kendaraan yang baik, ingin memiliki kehidupan yang bermutu
Seperti yang
diimpikan oleh kebanyakan orang
Apakah impian
Anda?
Jadi, ia bekerja
keras dan berjuang dari pukul 9.00 sampai pukul 17.00
Larut dalam
pekerjaan rutin yang kurang berarti untuk dapat mengejar impiannya
Dan akan terus
bergumul mengejar impiannya
Tetapi
kenyataannya hanya sedikit yang yang akan dapat mencapainya
Ternyata 95 % dari
mereka, pada saat mencapai umur 65 tahun :
- tinggal di
pinggiran kota dalam keadaan bangkrut
- meninggal
- atau masih
berjuang untuk mencukupi kebutuhan hidupnya
Orang kaya dan
berkecukupan adalah kaum minoritas
MEREKA TIDAK
MELAKUKAN PEKERJAAN YANG BIASA DILAKUKAN OLEH ORANG BIASA
Suatu hari.....
Orang yang
diliputi rasa cemas dan kecewa itu tiba-tiba melihat
3 hal yang bijak
Itu merupakan tiga
penyelaras yang luar biasa
Yang dapat
membantu
Kaum tidak mampu,
menjadi MAMPU
Mereka yang tidak
bisa, menjadi BISA
Dan mereka yang terkekang,
menjadi BEBAS
Walaupun ketiga
hal tersebut selalu ada di sekeliling kita......
Tetapi
Hanya sedikit
orang yang dapat melihatnya
Pertama adalah :
PENDIDIKAN
Yang akan
membebaskan Anda dari kehidupan yang dulu dan membawa Anda ke dalam kehidupan
yang berkecukupan
Kedua adalah :
INTERNET
Yang merupakan
trend saat ini adalah seperti suatu gelombang dahsyat yang akan membawa Anda ke
dalam kehidupan yang indah serta kesempatan bisnis ke seluruh dunia dengan
sedikit usaha
Ketiga adalah
NETWORK MARKETING
Yang akan membantu
orang biasa dapat mempunyai penghasilan yang luar biasa
Orang-orang yang
dapat melihat ketiga hal tersebut akan berubah.......
mereka MERDEKA!
Apakah Anda dapat
melihatnya?
TIDAK ADA MANUSIA
YANG TIDAK DAPAT MELIHAT DARI KEDUA MATANYA KECUALI IA TIDAK INGIN MELIHATNYA
Buatlah masa depan
Anda dan orang lain di sekitar Anda menjadi lebih berarti.....
Semoga tulisan di
atas bisa menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat buat kita semua dan semoga bisa
menjadi amalan yang pahalanya tidak akan terputus meski yang bersangkutan sudah
meninggal buat siapa saja yang mau menyebarkannya sehingga bermanfaat buat
banyak orang. Amin.
Jika ingin sharing
atau berbagi ilmu bisa menghubungi saya, Teguh Setyobudi, melalui Hp,
email atau facebook.
Hp
: 085649771911, 081330193839
BB : 2A0863BF
BB : 2A0863BF
Email
: thegooh.setyo@gmail.com
Facebook :
thegooh.setyo@gmail.com
TERIMA KASIH
KESULITAN & KEMUDAHAN
Kesulitan adalahbagian yang tak terpisahkan dari hidup manusia. Siapapun tidak bisamenghindarinya. Karena kesulitan adalah teman seiring manusia untuk mengimbangikemudahan. Selama kita di dunia, keduanya akan selalu silih bergantimendatangi. Orang yang sedang mendapatkan kesulitan selalu berharap danberupaya kesulitannya segera menyingkir.
Yang sedangmendapatkan kemudahan mengharap kemudahan itu ada dalam genggamannya terusmenerus. Namun, mungkinkah itu?
Tentu tidak adakenyataan seperti itu dalam kehidupan kita. Kesulitan dan kemudahan hidup akandatang bergantian menyapa kita.
Kesulitandiberikan oleh Allah kepada kita, paling tidak mengandung tiga hikmah;
1. Denganmerasakan kesulitan kita menjadi tahu betapa berharga dan nikmatnya kemudahan.
2. Kalau kitamerasakan tidak enaknya kesulitan, kita juga yakin orang lain akan merasakanhal yang sama. Karena itu, kita berusaha untuk tidak menyulitkan hidup oranglain.
3. Jika kita sukakesulitan kita hilang, kita juga yakin orang lain merasakan hal yang sama.Sehingga kita dimotivasi untuk senang membantu orang lain mengatasikesulitannya.
Keyakinan bahwakesulitan dan kemudahan akan datang silih berganti menjadikan kita tidaksombong dengan kemudahan yang kita dapatkan dan tidak putus asa dengankesulitan.
Dalam suratAl-Hadid ayat 22-23 Allah berfirman :
"Tiada satubencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkantelah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya.Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah (Kami jelaskan yangdemikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput darikamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nyakepadamu. Dan Allah tidak suka orang-orang yang menyombongkan diri"
Dalam hal inikesulitan bisa diidentikkan dengan sesuatu yang negatif, tidak enak, tidakmenyenangkan, kegagalan, sakit atau hal yang tidak diharapkan lainnya.Sedangkan kemudahan bisa diidentikan dengan sesuatu yang positif, enak,menyenangkan, kesuksesan, sembuh atau hal yang diharapkan lainnya.
Tentang Distribusi
suatu barang (misalnya lampu) dari pabrik bernilai Rp 5.000,00. lampu harus melalui beberapa prose distribusi sebelum sampai ke tangan pembeli/konsumen. lampu itu akan dibeli oleh pengedar tunggal seharga Rp 6.250,00 dan pengedar itu menjualnya kembali kepada pemborong/grosir dengan harga Rp 7.500,00. selanjutnya, dari grosir sampai ke pengecer dg harga Rp 8.750,00 dan ke tangan konsumen dg harga Rp 10.000,00.
dg kata lain, konsumen menanggung segala biaya lampu yang melalui proses perantara yang terdiri dari pengedar tungal, pemborong, dan pengecer.
berkaitan dg lampu tersebut, adakah konsumen yang kaya? TIDAK. pengedar tunggal, pemborong, dan pengecerlah yang menjadi kaya. kita tahu sendiri bahwa jumlah mereka SEDIKIT jika dibandingkan jumlah konsumen. setiap tahun mereka bs membeli mobil baru. setiap tahun mereka bs bertamasya ke dalam dan luar negeri.
untuk itu pada tahun sekitar 1945 ditemukan sistem distribusi yg menguntungkan BANYAK pihak. taukah apa nama sistem tersebut?
sistem distribusi yg menguntungkan BANYAK pihak yang dimaksud ada pada nomor 3 dari pernyataan berikut.
Ada 3 hal yg bijak yg mrpk 3 penyelaras yg luar biasa yg dpt membantu kaum tdk mampu menjadi mampu, mrk yg tdk bs menjadi bs dan mrk yg terkekang menjadi bebas. Walaupun ketiga hal tersebut selalu ada di sekeliling kita, tetapi hanya sedikit org yg dpt melihatnya. Org2 yg dpt melihat ketiga hal tersebut akan berubah, mrk merdeka! Taukah Anda apa 3 hal bijak tersebut?
pertama adl: PENDIDIKAN, yg akan membebaskan anda dr kehidupan yg dulu & membawa anda ke dalam kehidupan yg berkecukupan.
kedua adl: INTERNET, yg merupakan trend saat ini adl seperti suatu gelombang dahsyat yg akan membawa anda ke dalam kehidupan yg indah serta kesempatan bisnis ke seluruh dunia dengan sedikit usaha.
ketiga adl: NETWORK MARKETING, yg akan membantu orang biasa dapat mempunyai penghasilan yg luar biasa.
dg kata lain, konsumen menanggung segala biaya lampu yang melalui proses perantara yang terdiri dari pengedar tungal, pemborong, dan pengecer.
berkaitan dg lampu tersebut, adakah konsumen yang kaya? TIDAK. pengedar tunggal, pemborong, dan pengecerlah yang menjadi kaya. kita tahu sendiri bahwa jumlah mereka SEDIKIT jika dibandingkan jumlah konsumen. setiap tahun mereka bs membeli mobil baru. setiap tahun mereka bs bertamasya ke dalam dan luar negeri.
untuk itu pada tahun sekitar 1945 ditemukan sistem distribusi yg menguntungkan BANYAK pihak. taukah apa nama sistem tersebut?
sistem distribusi yg menguntungkan BANYAK pihak yang dimaksud ada pada nomor 3 dari pernyataan berikut.
Ada 3 hal yg bijak yg mrpk 3 penyelaras yg luar biasa yg dpt membantu kaum tdk mampu menjadi mampu, mrk yg tdk bs menjadi bs dan mrk yg terkekang menjadi bebas. Walaupun ketiga hal tersebut selalu ada di sekeliling kita, tetapi hanya sedikit org yg dpt melihatnya. Org2 yg dpt melihat ketiga hal tersebut akan berubah, mrk merdeka! Taukah Anda apa 3 hal bijak tersebut?
pertama adl: PENDIDIKAN, yg akan membebaskan anda dr kehidupan yg dulu & membawa anda ke dalam kehidupan yg berkecukupan.
kedua adl: INTERNET, yg merupakan trend saat ini adl seperti suatu gelombang dahsyat yg akan membawa anda ke dalam kehidupan yg indah serta kesempatan bisnis ke seluruh dunia dengan sedikit usaha.
ketiga adl: NETWORK MARKETING, yg akan membantu orang biasa dapat mempunyai penghasilan yg luar biasa.
Senin, 31 Maret 2014
Bermain Ular Tangga
Seperti
biasa Toni, kepala cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta,
tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Nanda, putra
pertamanya yang baru duduk di kelas dua SD yang membukakan pintu. Ia tampaknya
sudah menunggu cukup lama.
“Kok belum
tidur?” sapa Toni sambil mencium anaknya. Biasanya, Nanda memang sudah lelap
ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.
Sambil membuntuti sang ayah menuju ruang keluarga, Nanda menjawab,”Aku nunggu
Ayah pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Ayah?”
“Kok nanya
gaji Ayah? Mau minta uang lagi, ya?”
“Ah,
enggak. Pengen tahu aja.”
“Oke, Kamu
boleh hitung sendiri. Setiap hari Ayah bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp
400.000,00. Dan setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja. Jadi, gaji Ayah
dalam satu bulan berapa, hayo?”
Nanda berlari
mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara Ayahnya melepas
sepatu dan menyalakan televise. Ketika Toni beranjak menuju kamar untuk
berganti pakaian, Nanda berlari mengikutinya.
“Kalo satu
hari Ayah dibayar Rp 400.000,00 untuk 10 jam, berarti satu jam Ayah digaji Rp
40.000,00 dong,” katanya.
“Wah,
pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kai, bobok,” perintah Toni. Tapi Nanda tak
beranjak. Sambil menyaksikan ayahnya berganti pakaian, Nanda kembali bertanya, “Ayah,
aku boleh pinjam uang Rp 5.000,00 enggak?”
“Sudah,
enggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini? Ayah
capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah.”
“Tapi, Ayah….”
Kesabaran Toni habis.
“Ayah
bilang tidur!” hardiknya mengejutkan Nanda. Anak kecil itu pun berbalik menuju
kamarnya. Usai mandi, Toni tampak menyesali hardikannya. Ia pun menengok Nanda
di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Nanda didapatinya sedang
terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp 15.000,00 di tangan yang satu, dan
mainan ular tangga di tangan lainnya. Sambil berbaring dan mengelus kepala
bocah kecil itu, Toni berkata,”Maafkan Ayah, Nak. Ayah sayang sama Nanda. Buat apa
sih minta uang malam-malam begini? Kalau mau beli mainan, besok kan bias. Jangankan Rp 5.000,00 lebih dari itu
pun ayah kasih.”
Tangis bocah
itu langsung berhenti. Ia bangkit dan duduk sambil memandang ayahnya.
“Ayah, aku
enggak minta uang. Aku pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi
dari uang jajan selama minggu ini.”
“Iya, iya,
tapi buat apa?” tanya Toni lembut.
“Aku
menunggu Ayah dari jam 8. Aku mau ajak Ayah main ular tangga. Tiga puluh menit
saja. Ibu sering bilang kalau waktu Ayah itu sangat berharga. Jadi, aku mau
beli waktu Ayah. Aku buka tabunganku, ada Rp 15.000,00. Tapi Ayah ‘kan bilang
satu jam dibayar Rp 40.000,00, maka setengah jam harus Rp 20.000,00. Uang
tabunganku kurang Rp 5.000,00. Makanya aku mau pinjam dari Ayah,” kata Nanda
polos. Toni terdiam. Ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu
erat-erat.
Alhamdulillah, insya Allah dan semoga tulisan di atas bermanfaat buat kita. Aamiin.
Selasa, 24 September 2013
Membiasakan Gaya Hidup Organik
KETIKA menyebutkan kata “organik”, banyak orang yang langsung menghubungkannya dengan makanan organik. Padahal, organic living atau gaya hidup organik tidak sebatas itu saja. Seperti apa gaya hidup organik?
Gaya hidup tak sehat sepertinya sudah menjadi teman akrab masyarakat dewasa ini. Pola makanan misalnya. Sekarang ini banyak makanan yang mengandung bahan kimia. Berbagai unsur kimiawi ditambahkan pada makanan untuk berbagai kepentingan, mulai dari mempercantik tampilan, menambah warna, hingga memperkuat cita rasa.
Fenomena inilah yang ujungnya menyebabkan bermunculannya berbagai penyakit. Tak hanya makanan siap saji, bahan makanan pun, seperti buah dan sayur, mulai banyak yang tercemar zat kimia. Tak percaya? Lihat saja survei yang dilakukan Christopher Emille Jayanata, Ketua Komunitas Organik Indonesia, cukup mencengangkan. Hasil survei yang dilakukan di daerah Garut, Dieng, Malang, dan beberapa daerah pertanian lainnya mengungkapkan bahwa penggunaan bahan kimia pestisida sudah 12 kali lipat lebih banyak dari sebelumnya.
Selama bertahun-tahun dengan 12 kali lipat dosis yang diberikan, hama masih bisa bertahan. Belum lagi yang disemprotkan pada tanaman bukan hanya pestisida, tapi juga perekat tipe pemutih, hormon, atau kurang lebih ada 5 jenis bahan kimia. Bila coba kita tanya kepada para petani adakah di antara mereka yang ingin makan apa yang mereka tanam, ternyata tidak satu pun yang mau.
Menurut Christopher, para petani makan dari hasil sayuran yang ditanam di belakang rumahnya.
Mereka memelihara kelinci, kambing, dan ayam dan membuat pupuk sendiri untuk tanaman yang akan dikonsumsinya. Belum lagi dengan peternakan. Di mana penggunaan antibiotik di Indonesia juga kian marak saja.
Padahal, Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun lalu sudah melarang penggunaannya. Waktu digunakan sebelumnya pun peraturannya 10 hari setelah panen, antibiotik itu sudah tidak boleh dipakai agar tidak tertinggal di badan ayam. Namun, pada praktiknya saat ini sebanyak 99% peternakan ayam masih menggunakan antibiotik. Tak heran bila antibiotik merasuk di badan ayam yang tidak bisa dibersihkan.
“Bayangkan saja, Jakarta sendiri kini mengonsumsi sebanyak 1,2 juta ekor per hari, sementara untuk seluruh Indonesia 15 juta ekor per hari”kata Christopher Emille Jayanata.
Ini baru berbicara soal makanan, bagaimana dengan produk rumah tangga yang kita pakai sehari-hari. Kosmetik misalnya, sabun, sampo, semuanya hampir diproduksi menggunakan bahan-bahan yang sarat kimia. Selain kurang baik bagi kulit, sebagian besar juga tidak ramah lingkungan. Dampaknya mungkin belum dirasakan saat ini, tapi beberapa tahun ke depan akan terlihat dampak negatifnya. Jadi, tak mengherankan bila saat ini banyak ditemui anak-anak berkebutuhan khusus (autis) atau serangan jantung pada usia muda. Hal ini merupakan fenomena yang sangat biasa karena paparan kimia yang sangat tinggi. Inilah kenyataan yang harus dihadapi sebagian besar masyarakat. Ada yang sadar, tetapi mungkin ada pula yang tidak mengerti sama sekali.
Beberapa yang mengerti masih menganggap untuk memenuhi gaya hidup organik, maka diperlukan biaya yang lebih mahal. Anggapan ini dibantah Christopher, yang juga seorang produsen ayam organik.
“Organik tidak mahal, asal kita tahu siapa yang memproduksinya dan di mana mendapatkannya. Siapa bilang organik itu kurang enak. Buah atau sayur itu jauh lebih enak. Organik itu rasanya murni alami,” kata dia lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)
